Senin, 26 Oktober 2026
21:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Lloyd's Coffee House

Lloyd's Coffee House

Bagikan:
Kedai kopi historis di London, InggrisTemplat:SHORTDESC:Kedai kopi historis di London, Inggris
Lloyd%27s_coffee_house_drawing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Gambar Lloyd's Coffee House dari abad ke-19

Lloyd's Coffee House dulu adalah sebuah tempat pertemuan penting di London pada abad ke-17 dan ke-18.

Kedai kopi ini dibuka oleh Edward Lloyd (c. 1648 – 15 February 1713) di Jalan Tower pada tahun 1686.[1][2] Kedai kopi ini kemudian menjadi tempat yang populer bagi para pelaut, pedagang, dan pemilik kapal, dengan Lloyd juga menyediakan berita-berita yang relevan bagi mereka. Komunitas industri pengapalan pun sering berkunjung ke kedai kopi ini untuk mendiskusikan asuransi kelautan, perantaraan kapal, dan perdagangan luar negeri.[2] Kesepakatan yang terjadi di kedai kopi ini kemudian mengarah pada pembentukan pasar asuransi Lloyd's of London, Lloyd's Register, Lloyd's List, dan sejumlah bisnis lain yang terkait dengan pengapalan dan asuransi.[3]

Kedai kopi ini lalu pindah ke Jalan Lombard pada bulan Desember 1691. Lloyd juga memasang sebuah mimbar di lokasi baru, untuk digunakan mengumumkan harga lelang kelautan dan berita-berita pengapalan.[2] Lelang lilin pun digelar di kedai kopi ini, yang terutama melibatkan kapal dan pengapalan.[4] Mulai tahun 1696–1697, Lloyd juga bereksperimen dengan menerbitkan koran Lloyd's News untuk memberitakan jadwal kapal dan perjanjian asuransi yang berhasil disepakati di kedai kopi ini.[5] Pada tahun 1713, Edward Lloyd memodifikasi surat wasiatnya untuk menyerahkan sewa atas kedai kopi ini kepada kepala pelayannya, William Newton, yang kemudian menikahi salah satu putrinya, Handy. Newton meninggal setahun kemudian, dan Handy lalu menikahi Samuel Sheppard. Handy meninggal pada tahun 1720, sementara Sheppard meninggal pada tahun 1727, sehingga kedai kopi ini diserahkan kepada saudarinya, Elizabeth dan suaminya, Thomas Jemson. Jemson kemudian mendirikan koran Lloyd's List pada tahun 1734.[5] Para pedagang tetap mendiskusikan asuransi di kedai kopi ini hingga tahun 1774, saat para pedagang membentuk sebuah komite dan pindah ke Royal Exchange di Cornhill sebagai Society of Lloyd's.

Peninggalan

Fasad asli dari Lloyd's Coffee House dimiliki oleh Lloyd's of London dan pada tahun 2011 dipasang kembali sementara untuk ditampilkan di National Maritime Museum.[6] Sebuah plakat biru di Jalan Lombard menandai lokasi baru dari kedai kopi ini (kini lantai dasarnya ditempati oleh supermarket Sainsbury's).[4] Kedai kopi ini pun diangkat dalam film Lloyd's of London tahun 1936.

Hubungan dengan perdagangan budak

Kedai kopi ini adalah tempat yang populer bagi masyarakat Inggris yang terlibat dalam perdagangan budak Atlantik. London Gazette pun memuat sejumlah iklan mengenai budak yang melarikan diri mencantumkan kedai kopi ini sebagai tempat untuk mengembalikan mereka.[7]

Kedai kopi ini menjadi "pusat" untuk mengasuransikan budak dan kapal pengangkut budak.[8]

Referensi

51°30′46″N 0°05′15″W / 51.5127483°N 0.087497°W / 51.5127483; -0.087497

  1. ↑ Palmer, Sarah (Oktober 2007). "Lloyd, Edward (c.1648–1713)". Oxford Dictionary of National Biography. Oxford University Press. doi:10.1093/ref:odnb/16829. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Juli 2011. Diakses tanggal 16 Februari 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Marcus, G. J. Heart of Oak: A Survey of British Sea Power in the Georgian Era. Oxford University Press. hlm. [https://archive.org/details/heartofoaksurvey0000marc/page/192 192]. ISBN 0192158120.{{cite book}}: line feed karakter dalam |page= pada posisi 63
  3. ↑ Marcus, G. J. Heart of Oak: A Survey of British Sea Power in the Georgian Era. Oxford University Press. hlm. [https://archive.org/details/heartofoaksurvey0000marc/page/195 195]. ISBN 0192158120.{{cite book}}: line feed karakter dalam |page= pada posisi 63
  4. 1 2 "Lloyd's at 325: the story of Edward Lloyd". Lloyd's of London. Lloyds. 15 Februari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 3 November 2014. Diakses tanggal 6 Juni 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 "Edward Lloyd and his Coffee House". Lloyd's Register (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-07.
  6. ↑ "Lloyd's Coffee House frontage. On loan from Lloyd's of London (broken link)". portcities.org.uk. Diakses tanggal 9 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Williams, Eric Eustace; Darity, William A.; Palmer, Colin A. (2021). Capitalism & slavery (Edisi Third). Chapel Hill: The University of North Carolina Press. hlm. 82. ISBN 9781469663685.
  8. ↑ "The transatlantic slave trade". www.lloyds.com (dalam bahasa Inggris).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan