Selasa, 20 Oktober 2026
13:18 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Lian Gogali

Lian Gogali

aktivis kemanusiaan asal Indonesia

Bagikan:
Infobox orangLian Gogali
Merlian_Gogali_%28born_1978%29_in_the_video_%27Solidarit%C3%A4t_im_Dauerzustand%27.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran28 April 1978 Suntingan nilai di Wikidata (48 tahun)
Kegiatan
Pekerjaanaktivis Suntingan nilai di Wikidata

Merlian "Lian" Gogali (lahir 28 April 1978), adalah seorang aktivis perempuan dan perdamaian.[1] Ia adalah pendiri Sekolah Perempuan dan Institut Mosintuwu untuk perempuan lintas agama di Kabupaten Poso.[2] Institut Mosintuwu menitikberatkan programnya pada meningkatkan kesadaran gender, agama, toleransi dan perdamaian.[2][3]

Kehidupan Awal

Lian Gogali lahir di desa Taliwan, Poso, Sulawesi Tengah.[4] Ketika konflik Poso pecah, keluarga Lian menjadi korban dan saat itu ia sedang belajar untuk meraih gelar master di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.[5] Saat pulang ke rumahnya, ia menyaksikan dan mengalami langsung getirnya konflik yang terjadi.[5] Pengalaman buruk itu yang membuat Lian bertekad meneliti, apa sebenarnya yang memicu konflik di Poso dan pada sekitar 2003-2004, ia melakukan penelitian di sejumlah tempat, termasuk pengungsian warga saat konflik Poso terjadi.[1] Dalam penelitiannya, ia mewawancarai ratusan perempuan dan anak-anak, dan menemukan perempuan sebenarnya memiliki peran pertama dan utama dalam perdamaian konflik dan paska konflik Poso.[1]

Institut Mosintuwu dan Project Sophia

Lian Gogali mendirikan Institut Mosintuwu pada 2009, lembaga ini bertujuan untuk membuat perempuan berdaulat atas hak-hak ekonomi, sosial, politik dan budaya.[6] Institut Mosintuwu berawal dari dua unit sekolah yang berlokasi di Pamona dan pada 2015, Mosintuwu sudah berkembang ke 37 desa dengan 16 sekolah.[7] Dengan Project Sophia, ia mendirikan perpustakaan keliling untuk anak-anak, sebagai jalan untuk membangun perdamaian di tingkat akar rumput melalui pendidikan.[6]

Penghargaan

Pada 2015 Lian Gogali menerima penghargaan Indonesian Woman of Change 2015 dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.[8] Penghargaan ini diterima bersama dengan empat perempuan lainnya atas usaha mereka untuk meningkatkan kesetaraan gender di Indonesia.[8] Sebelumnya pada 2012, ia mendapatkan penghargaan Coexist Prize dari Yayasan Coexist asal Amerika Serikat. untuk pengembangan dialog serta perdamaian antar-agama dan keyakinan.[9][10]

Referensi

  1. 1 2 3 Wibowo, Arinto Tri. "Lian Gogali, Perempuan Agen Perdamaian Poso". VIVA.co.id. Diakses tanggal 8 Desember 2016.
  2. 1 2 Baiduri, MC Nieke Indrietta (ed.). "Dari Tesis, Lian Gogali Bangun Sekolah di Poso". Tempo.co. Diakses tanggal 8 Desember 2016.
  3. ↑ Post, The Jakarta. "Institute Mosintuwu: A place for Poso women". The Jakarta Post. Diakses tanggal 8 Desember 2016.
  4. ↑ suhmawardi. "Lian Gogali. Perempuan adalah Aktor Perdamaian dan Pemelihara Kehidupan : Opini 1 Edisi 42". RAHIMA | Pusat Pendidikan dan Informasi Islam dan Hak-hak Perempuan. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 2016-12-08.
  5. 1 2 Pamuji, Heru. "Gatranews - LIAN GOGALI: Ruang Bicara Perempuan Poso". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 2016-12-08.
  6. 1 2 SkunkWorks. "Membangun Perdamaian Melalui Pendidikan di Poso". www.dewimagazine.com. Diakses tanggal 2016-12-08.
  7. ↑ SkunkWorks. "Pejuang Tanah Harapan". www.readersdigest.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 2016-12-08.
  8. 1 2 Andarningtyas, Natisha. Tarmizi, Tasrief (ed.). "Lima orang terima penghargaan perempuan Indonesia 2015". ANTARA News. Diakses tanggal 2016-12-08.
  9. ↑ "Lian Gogali | Bangun Perdamaian Melalui Pendidikan dan Perpustakaan - Harian Jurnal Asia". newtheme.jurnalasia.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-21. Diakses tanggal 2016-12-08.
  10. ↑ Baiduri, MC Nieke Indrietta (ed.). "Lian Gogali, Perempuan di Garis Depan Poso". Tempo.co. Diakses tanggal 2016-12-08.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan