Jumat, 30 Oktober 2026
21:15 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Li Ki-tong

Bagikan:

Li Ki-tong (1873 - 6 Oktober 1943) (Hanzi:李紀堂; Sidney Lau:Lei5 Gei2 Tong4) (sebelumnya ditulis Li Po-lun)[1] adalah penerbit Hong Kong dan penyandang dana utama dari gerakan revolusioner yang mengarah ke Revolusi 1911 dan akhirnya menggulingkan dinasti Qing di Tiongkok.[2]

Ayah Li dianggap sebagai salah satu orang Tiongkok terkaya di Hong Kong, karena memiliki tanah yang luas, sehingga Li menjadi pemilik tanah yang substansial, khususnya di New Territories, dia memiliki ratusan hektare tanah di Castle Peak, Ha Pak Nai dan Long Valley.[3][4]

Li merupakan pemodal utama[4] koran "Harian Tiongkok" yang didirikan untuk mempromosikan revolusi, diterbitkan di Hong Kong dari tahun 1900 hingga 1911.[1]

Dia menghabiskan seluruh kekayaannya untuk mendukung revolusi dan akhirnya masuk penjara debitur (penjara untuk orang-orang yang tidak mampu membayar hutang) dalam keadaan bangkrut.[4]

Referensi

  1. 1 2 "Revolutionary Activities of Li Ki-tong" (PDF). Antiquities and Monuments Office, Leisure and Cultural Services Department, HKSAR Government. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-06-14. Diakses tanggal 15 Mei 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Local Heroes". South China Morning Post. 9 Oktober 2011. Diakses tanggal 19 Februari 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Chik, Hiu-lai (2011). Understanding the Transformation of a Traditional Agricultural in Hong Kong: a case study of Long Valley. University of Hong Kong.
  4. 1 2 3 "为辛亥革命出资最多的香港三李(1911 Revolution's Greatest Benefactors: The Three Li's)". Oriental Daily News. 5 September 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 4 November 2013. Diakses tanggal 19 Februari 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan