Rabu, 07 Oktober 2026
08:40 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Leunclavius

Bagikan:

Johannes Leunclavius[1] (1541–1594) adalah seorang sejarawan dan orientalis Jerman. Ia adalah seorang pakar sejarah Turki, menerbitkan ulang dan menganotasikan sumber-sumber Utsmaniyah. Ia juga menyuntinh Xenophon, Cassius Dio dan karangan klasik lainnya.

Ia juga menerbitkan 'Hist Turcia Musulmanica'.[2]

Leunclavius ikut bangsawan Heinrich von Lichtenstein pada misi diplomatik ke Istanbul, singgah disana dari Oktober 1584 sampai April 1585.[3]

Ia adalah teman dari Friedrich Sylburg, yang menerbitkan terjemahannya Zosimus.[4]

Referensi

  1. ↑ Varian nama lain: Hans Lewenklaw, Löwenklau, Joannes Leunclavius, John Leunclavius
  2. ↑ Edward Gibbon The History of the Decline and Fall of the Roman Empire, Volume 3, hlm. 6, pada Google Books
  3. ↑ Nina Berman (11 Februari 2011). German Literature on the Middle East: Discourses and Practices, 1000-1989. University of Michigan Press. hlm. 87. ISBN 978-0-472-11751-2. Diakses tanggal 2 Maret 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Philologia Orientalis. Brill Archive. 1976. hlm. 48. GGKEY:GCEL4PZ88LS. Diakses tanggal 2 Maret 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

  • B. Stolte, 'Observations on Joannes Leunclavius (1541-1594) at work', Rechtshistorisches Journal 13 (1994), pp. 219–33.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan