Senin, 19 Oktober 2026
13:47 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis

Letnan Harahap

film Indonesia

Bagikan:
Letnan Harahap
SutradaraSophan Sophiaan
ProduserMulyono Sugandi
Ditulis olehDeddy Arman
PemeranSophan Sophian
Kaharuddin Syah
Lenny Marlina
Darussalam
Doddy Sukma
Ade Irawan
Parto Tegal
Brigitta Maria
Syamsuri Kaempuan
Usman Effendy
Mustafa
Etty Sumiati
Abdi Wiyono
Dewi Indrawati
Dhanan Djaya
Bagus Aryatama
Penata musikLeo Kristi
DistributorSumaco Film
Durasi106 menit
Pendapatan kotor
Penghargaan
Festival Film Indonesia 1978

Letnan Harahap adalah film Indonesia tahun 1977.

Sinopsis

Letnan Harahap (Kaharuddin Syah) adalah sosok ideal seorang polisi yang sederhana, tekun dan jujur, bersemboyan lebih baik mati dalam tugas daripada di tempat tidur. Ketika Letnan Harahap menangkap beberapa morfinis, salah seorang orang tua mereka menyertakan sebuah amplop saat mengucapkan terima kasih, tetapi ditolaknya. Begitu pula saat menangkap anak-anak penggede yang mengebut di jalan raya, Harahap tetap berteguh untuk tidak membebaskan tahanannya, meski ditawari sebuah mobil kecil untuk keluarganya. Film ini juga menampilkan perbedaan yang menonjol antara kehidupan istri penggede tidak sempat memperhatikan anak karena sibuk rapat dan serakah harta, dengan kehidupan keluarga miskin yang ribut antara keluarga karena tergusur rumahnya dan harus bertransmigrasi. Keributan makin bertambah saat Harahap datang dan mengabarkan bahwa anaknya ditangkap karena mencuri nasi bungkus. Sang istripun menyambut dengan kemarahan dan mengatakan "Jika orang gede melakukan korupsi tidak ditangkap, tetapi anak kecil yang mencuri nasi bungkus ditangkap". Semboyan Harahap sebagai polisi terbukti saat menumpas gembong pengedar narkotik, yang saat itu ia harus istirahat karena mengidap kanker.

Serba-serbi

  1. Dalam film ketiganya ini Sophan Sophiaan, selain sebagai sutradara, memerankan seorang preman dengan menggunakan kaos oblong bergambar Ali Sadikin. Sebagai sutradara makin mantap dalam karakter, kritik sosial dan nasionalis.
  2. Cerita diilhami dari sebuah artikel dalam majalah “Intisari”.

Pranala luar

Film yang disutradarai Sophan Sophiaan
1970-an
Jinak-Jinak Merpati (1975) • Widuri Kekasihku (1976) • Letnan Harahap (1977) • Bung Kecil (1978)
1980-an
Buah Hati Mama (1980) • Jangan Ambil Nyawaku (1981) • Bunga Bangsa (1982) • Kadarwati (1983) • Saat-Saat Yang Indah (1984) • Tinggal Landas buat Kekasih (1984) • Melintas Badai (1985) • Damai Kami Sepanjang Hari (1985) • Di Balik Dinding Kelabu (1986)  •Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat (1987) • Ayu dan Ayu (1988) • Suami (1988) • Sesaat dalam Pelukan (1989)
1990-an
Ketika Senyummu Hadir (1991)  •Sesal (1994)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan