Selasa, 22 September 2026
04:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Lentulus Batiatus

orang Romawi pemiliki sekolah gladiator (ludus) di Capua (dekat Gunung Vesuvius), di italia selatan. Dari sekolahnyalah pada tahun 73 SM, budak Thrakia, Spartacus, dan sekitar 70 hingga 78 pengikutnya, melarikan diri.

Gnaeus Cornelius Lentulus Batiatus[1] (atau mungkin Vatia[2]) adalah orang Romawi pemiliki sekolah gladiator (ludus) di Capua (dekat Gunung Vesuvius), di italia selatan. Dari sekolahnyalah pada tahun 73 SM, budak Thrakia, Spartacus, dan sekitar 70 hingga 78 pengikutnya, melarikan diri. Pelarian ini berujung pada pemberontakan budak yang dikenal sebagai Perang Budak Ketiga (73 – 71 SM).[3] Shackleton Bailey mencermati bahwa nama 'Batiatus', sebagaimana dicatat oleh para sejarawan kuno, bisa jadi merupakan bentuk yang salah 'Vatia'. Cornelius Lentulus Vatia dengan demikian bisa jadi terlahir sebagai Servilius Vatia yang diadopsi ke dalam keluarga Cornelii Lentuli atau terlahir sebagai Cornelius Lentulus dan diadopsi oleh keluarga Servilii Vatiae.[2]

Catatan kaki

  1. McGushin, Patrick (1991) Sallust: The Histories, p.113
  2. 1 2 Shackleton Bailey, David. R. (1991) Two Studies in Roman Nomenclature, p.73
  3. Plutarkhos, Kehidupan Crassus, 8
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan