Rabu, 04 November 2026
05:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Lelehan parsial

Bagikan:

Lelehan parsial terjadi ketika hanya sebagian dari fase padat batuan yang meleleh. Untuk zat campuran, seperti batuan yang mengandung beberapa mineral yang berbeda atau mineral yang menampilkan larutan padat, lelehan ini dapat berbeda dari komposisi solidnya secara umum.

Lelehan parsial terjadi saat suhu solidus dan likuidus berbeda. Untuk mineral tunggal, ini bisa terjadi ketika mereka menampakkan larutan padat, misalnya dalam olivin antara besi dan magnesium. Dalam batuan yang terdiri dari beberapa mineral yang berbeda, beberapa akan mencair pada suhu yang lebih rendah daripada yang lain.

Lelehan parsial merupakan pertimbangan penting dalam geologi sehubungan dengan diferensiasi kimia pada batuan kerak. Hampir semua batuan di Bumi berasal dari bahan yang asalnya dari interior bumi yang sebagian telah meleleh.[1] Tempat utama di mana lelehan parsial terjadi adalah zona subduksi, pematang tengah samudra dan hotspot. Di tempat-tempat ini lelehan parsial sering dikaitkan dengan vulkanisme, padahal beberapa lelehan tidak berhasil keluar ke permukaan. Lelehan parsial diiperkirakan memainkan peran penting dalam memperkaya bagian tua litosfer benua dalam unsur-unsur nonkompatibel.[2] Lelehan parsial yang diproduksi di kedalaman bergerak ke atas karena pemadatan matriks sekitarnya.[3]

Referensi

  1. ↑ "Partial Melting". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-03-01. Diakses tanggal 2016-04-02.
  2. ↑ Gibson, Sally A.; Jacqueline Malarkey; Jason A. Day (2008-10-22). "Melt Depletion and Enrichment beneath the Western Kaapvaal Craton: Evidence from Finsch Peridotite Xenoliths". Journal of Petrology. 49 (10): egn048. doi:10.1093/petrology/egn048. Diakses tanggal 2009-05-22.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. ↑ McKenzie, Dan (1987-04-01). "The compaction of igneous and sedimentary rocks". Journal of the Geological Society. 144 (2): 299–307. doi:10.1144/gsjgs.144.2.0299. Diakses tanggal 2010-01-21.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan