Selasa, 20 Oktober 2026
12:52 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Lejeuneaceae

Lejeuneaceae

Bagikan:
Lejeuneaceae
250px-Lejeunea_cavifolia_%28d%2C_144650-474721%29_2999.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lejeunea cavifolia
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Lejeuneaceae

Genus

lihat teks

Artikel takson sembarang

Lejeuneaceae adalah famili terbesar dari lumut hati. Sebagian besar anggotanya bersifat epifit dan banyak ditemukan di daerah tropis, sebagian lainnya dapat juga ditemukan di daerah iklim sedang.

Karakter fisik

Tanaman berwarna hijau, pucat kekuningan, coklat, hitam atau keputihan, tidak pernah berwarna merah; menyirip, memiliki percabangan dichotomous (bercabang secara dua arah) atau bercabang tidak teratur. Batang dengan atau tanpa hyalodermis. Ada dua tipe lumut hati yaitu lumut hati bertalus (thallose liverwort) dan lumut hati berdaun (leafy liverwort).[2] Pada beberapa spesies, daunnya memiliki modifikasi membentuk cuping (kantung air) yang disebut lobule. Lobule adalah perluasan daun yang bisa menampung air yang terletaknya pada bagian ventral. [3] Lobule memungkinkan anggota suku lejeuneaceae dapat beradaptasi menyimpan air dan mengurangi risiko kekeringan.[4]

Taksonomi

Lejeuneaceae adalah keluarga terbesar lumut hati terdiri dari lebih 1600 spesies,[5] yang setara dengan kira-kira 20% sampai 25% dari semua anggota lumut hati. Spesies ini terbagi kedalam 94 marga.[6] Akan tetapi hanya 68 genus yang diakui saat ini. Jumlah genus yang diakui jauh berkurang dari sebelumnya berdasarkan penelitian molekuler terbaru.[7]

Daftar genus

Referensi

  1. ↑ Inkeri Ahonen, Jyrki Muona & Sinikka Piippo (2003). "Inferring the phylogeny of the Lejeuneaceae (Jungermanniopsida): a first appraisal of molecular data". The Bryologist. 106 (2): 297–308. doi:10.1639/0007-2745(2003)106[0297:itpotl]2.0.co;2. JSTOR 3244664.
  2. ↑ Hasan, M. & Ariyanti, N.S. Mengenal Bryophyta (Lumut) Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Cibodas.
  3. ↑ Damayanti, L. (2006). Koleksi Bryophyta Taman Lumut Kebun Raya Cibodas Bogor.
  4. ↑ Gradstein, S.R. & Pócs, T. "Chapter 16: Bryophytes". Dalam Lieth, H. (ed.). Tropical Rain Forest Ecosystem. Elsevier Science. hlm. 311–325. ISBN 0-444-42755-4.
  5. ↑ Schuster, Rudolf M. (1980). The Hepaticae and Anthocerotae of North America (Edisi volume IV). New York: Columbia University Press. hlm. 708. ISBN 0-231-04608-1.
  6. ↑ Crandall-Stotler, Barbara. & Stotler, Raymond E. "Morphology and classification of the Marchantiophyta". pages 62-63 in A. Jonathan Shaw & Bernard Goffinet (Eds.), Bryophyte Biology. (Cambridge: Cambridge University Press:2000). ISBN0-521-66097-1
  7. ↑ Gradstein, S.R. "A classification of Lejeuneaceae (Marchantiophyta) based on molecular and morphological evidence". Phytotaxa. 100 (1): 6–20. doi:10.11646/phytotaxa.100.1.2.{{cite journal}}: |access-date= memerlukan |url=
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lejeuneaceae.

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Lejeuneaceae.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan