Rabu, 04 November 2026
22:51 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Leang Tedongnge

Leang Tedongnge

Bagikan:
Leang Tedongnge
Gua Tedongnge
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Leang_Tedongnge&revid=28274689&groups=_62abb012df6333d350a7685a53036e0995a5e706&parser=parsoid
Peta interaktif Leang Tedongnge
LokasiKampung Biku, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Indonesia
Geologikarst / batu kapur / batu gamping tipe Formasi Tonasa
330px-Leang_Tedongnge_cave_mouth_credit_AA_Oktaviana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan mulut gua di Leang Tedongnge.
330px-Leang_Tedongnge_rock_art_panel_credit_Basran_Burhan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan cadas di Leang Tedongnge.
330px-Leang_Tedongnge_rock_art_panel_credit_AA_Oktaviana-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan cadas di Leang Tedongnge.

Leang Tedongnge (Bugis & Makassar:ᨒᨙᨕ ᨈᨙᨉᨚᨂᨙ, translit. Léang Tédongngé, har. 'Gua Kerbau') atau Gua Tedongnge adalah situs arkeologi berupa gua prasejarah yang terletak di kawasan Karst Maros-Pangkep, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Secara administratif, gua ini terletak di wilayah Kampung Biku, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Indonesia. Leang ini menjadi masyhur dengan segera karena temuan Adam Brumm, Adhi Agus Oktaviana, dkk., yang dipublikasikan di Science Advances menyebut ada lukisan babi berusia 45.500 tahun lalu dalam gua ini. Temuan ini menjadikan lukisan misterius itu jauh lebih tua daripada hasil temuan di Lukisan Gua Leang Bulu' Sipong 4 yang berusia 43.900 tahun silam.[1]

Sehingga, dikatakanlah bahwa lukisan gua ini adalah lukisan hewan tertua di dunia.[2]

Menurut laporan daripada New York Times, leang ini sesungguhnya telah mulai diteliti sejak 2017. Leang ini letaknya 40 mil dari Kota Makassar dan untuk jalan masuk ke leang ini begitu sulit, jalannya sempit. Kata Dr. Brumm, sebagai salah seorang peneliti, ancaman atas seni lukisan ini ialah pengelupasan kulit gua yang dikhuatirkan terjadi.[3]

Referensi

  1. ↑ Oldest Cave Art Found in Sulawesi Vol. 7, No. 3, 13 Januari 2021. Diakses pada 14 Januari 2024.
  2. ↑ Wei-Haas, Maya. 13 Januari 2021. This 45,500-year-old pig painting is the world’s oldest animal art National Geographic. Diakses pada 14 Januari 2021.
  3. ↑ Ferreira, Becky (13 Januari 2021). Painting May Be World’s Oldest Cave Art Yet, Archaeologists Say New York Times. Diakses pada 14 Januari 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan