Jumat, 30 Oktober 2026
15:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Layanan Kelautan Copernicus

Layanan Kelautan Copernicus

Bagikan:
Layanan Kelautan Copernicus
Copernicus Marine Service (CMEMS)
Layanan pemantauan dan prakiraan laut Uni Eropa
Peta suhu permukaan laut Atlantik Utara dari prakiraan Copernicus Marine
Prakiraan suhu permukaan laut Samudra Atlantik Utara oleh Copernicus Marine pada 8 Maret 2021.[1]
Identitas
Nama resmiCopernicus Marine Service; juga Copernicus Marine Environment Monitoring Service[2]
SingkatanCMEMS[3]
JenisLayanan pengamatan, analisis dan prakiraan kelautan[3]
Program indukCopernicus, program pengamatan Bumi Uni Eropa[2]
CakupanSamudra global dan laut regional Eropa[2]
Pengelolaan dan akses
Operasional penuh2015[4]
PendanaanKomisi Eropa[2]
PelaksanaMercator Ocean International[2]
Sarana aksesCopernicus Marine Data Store, pemirsa peta dan Copernicus Marine Toolbox[5]
Situs resmi · Katalog data · Pusat bantuan

Layanan Kelautan Copernicus (bahasa Inggris: Copernicus Marine Service, juga disebut Copernicus Marine Environment Monitoring Service atau CMEMS) adalah layanan Uni Eropa yang menyediakan informasi tentang keadaan dan perubahan laut. Sebagai komponen kelautan dari program pengamatan Bumi Copernicus, layanan ini mencakup samudra global dan laut regional Eropa. Informasinya dikelompokkan menjadi keadaan fisik laut (blue ocean), es laut (white ocean), serta keadaan biogeokimia (green ocean). Layanan ini didanai oleh Komisi Eropa dan dilaksanakan oleh Mercator Ocean International.[2]

CMEMS mengolah pengamatan satelit, pengukuran langsung di laut (in situ) dan keluaran model numerik untuk menyediakan data pengamatan, analisis keadaan terkini, catatan ulang keadaan masa lalu, serta prakiraan. Data dan produk informasinya dipakai, antara lain, untuk penelitian iklim dan laut, perlindungan lingkungan pesisir, keselamatan maritim, serta pengelolaan sumber daya laut.[3][6]

Sejarah dan pengelolaan

Pengembangan layanan kelautan Copernicus bertolak dari sejumlah proyek oseanografi operasional Eropa, khususnya MyOcean. Pada 2014, Uni Eropa menugaskan Mercator Ocean International untuk melaksanakan tahap operasional layanan; layanan tersebut beroperasi penuh sejak 2015. Dengan demikian, tahun 2014 menandai peluncuran dan pengaturan pelaksanaannya, sedangkan 2015 menandai beroperasinya layanan secara penuh.[3][4][6]

Copernicus adalah program pengamatan Bumi yang lebih luas, sedangkan CMEMS adalah salah satu layanannya. Mercator Ocean International melaksanakan layanan kelautan atas nama Komisi Eropa dan bekerja dengan pusat produksi yang menangani pengamatan maupun pemodelan. Layanan ini bukan nama sebuah satelit: data yang dipakainya berasal dari berbagai misi satelit dan jaringan pengamatan laut.[2][3]

Cakupan dan informasi kelautan

Produk CMEMS mencakup skala global dan wilayah laut Eropa, yakni Samudra Arktik, Laut Baltik, landas kontinen Eropa barat laut, kawasan Iberia, Teluk Biskaya, Irlandia, Laut Tengah dan Laut Hitam. Setiap kawasan mempunyai produk sesuai karakteristiknya; cakupan ruang, rentang waktu, kedalaman dan resolusi bergantung pada produk serta himpunan data yang dipilih.[6][7]

330px-Algae_bloom_chlorophyll_South_Australia_ESA512113.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengamatan warna laut oleh Sentinel-3 menunjukkan konsentrasi klorofil tinggi di pesisir Australia Selatan. Data warna laut dari misi satelit merupakan salah satu masukan bagi produk kelautan Copernicus.[8][6]
Kelompok variabel dalam layanan kelautan Copernicus[9]
KelompokIsiContoh variabel
Blue ocean (laut biru)Kondisi fisik lautSuhu, salinitas, arus, tinggi muka laut dan gelombang
White ocean (laut putih)Kondisi es lautKonsentrasi, ketebalan dan pergerakan es laut
Green ocean (laut hijau)Kondisi biogeokimia lautKlorofil a, oksigen terlarut, nutrien dan pH

Tiga istilah warna tersebut adalah pengelompokan jenis informasi, bukan penanda warna air yang diukur. Sebagai contoh, data klorofil memberi gambaran mengenai fitoplankton, sedangkan data suhu dan arus menggambarkan keadaan fisik laut.[9][3]

Produksi data dan prakiraan

Sumber pengamatan

Pengamatan satelit dapat menghasilkan informasi permukaan, antara lain suhu muka laut, tinggi muka laut, warna laut, angin, gelombang dan es laut. Sentinel-3 menyumbang pengamatan suhu, warna dan tinggi muka laut; misi lain juga berkontribusi. Karena satelit terutama mengamati permukaan, pengukuran in situ diperlukan untuk mengetahui kondisi di dalam kolom air dan untuk memeriksa hasil pengamatan maupun model.[6][10][3]

330px-Argo_float_deployed.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh pelampung Argo di laut. Pengukuran in situ semacam ini dipakai untuk menggambarkan kondisi bawah permukaan dan membantu memvalidasi produk kelautan.[11][10]

Data in situ dikumpulkan oleh jaringan dan lembaga pengamatan laut melalui pelampung Argo yang naik-turun di kolom air, pelampung hanyut, wahana luncur bawah air, kapal penelitian dan instrumen tambat. Sumber-sumber tersebut saling melengkapi: satelit memberi pandangan luas pada permukaan, sedangkan alat in situ menyediakan pengukuran pada titik dan kedalaman tertentu.[10][3]

Pusat produksi dan jenis hasil

Dalam arsitektur layanan, Thematic Assembly Centres (TAC) mengumpulkan dan mengolah pengamatan satelit serta in situ menjadi produk pengamatan yang telah diperiksa mutunya. Monitoring and Forecasting Centres (MFC) menggunakan model laut serta, bila berlaku, asimilasi data pengamatan untuk menghasilkan analisis dan prakiraan. Pengamatan juga dipakai untuk menguji hasil model. Pada uraian arsitektur yang diterbitkan tahun 2019, jaringan produksi tersebut mencakup pusat bertema pengamatan dan pusat pemodelan global maupun regional.[3][10]

Bentuk keluaran yang tersedia melalui layanan[10][5][12]
JenisKegunaan umum
Produk pengamatanMenyajikan hasil pengukuran satelit atau in situ yang telah diproses, kadang digabungkan dari lebih dari satu sumber.
AnalisisMenggambarkan perkiraan terbaik keadaan laut pada waktu tertentu dengan memanfaatkan model dan pengamatan yang tersedia.
PrakiraanMemperkirakan keadaan laut untuk waktu mendatang berdasarkan sistem pemodelan operasional.
Pemrosesan ulang dan analisis ulangMenyusun rekaman masa lalu secara lebih konsisten memakai metode pengolahan atau konfigurasi model tertentu.

Istilah produk merujuk pada satu rangkaian informasi bertema tertentu, misalnya suhu muka laut global atau arus Laut Tengah. Sebuah produk dapat berisi beberapa dataset dengan variabel, selang waktu ataupun resolusi yang berlainan. Oleh karena itu, pengguna perlu membaca metadata untuk mengetahui tepatnya jenis data yang diunduh.[7]

Akses dan penyajian informasi

Copernicus Marine Data Store menyediakan katalog produk yang dapat ditelusuri menurut kawasan, variabel, serta jenis keluaran. Melalui halaman suatu produk, pengguna dapat melihat metadata, dokumentasi, informasi mutu, peta dan sarana akses data. Copernicus Marine Toolbox memungkinkan pengambilan metadata, berkas data lengkap atau bagian data berdasarkan wilayah, waktu dan variabel tertentu. Layanan juga menyediakan pemirsa peta MyOcean, termasuk MyOcean Pro, untuk menjelajahi produk secara visual. Katalog dan penayangan peta tersedia secara gratis; pengunduhan melalui fungsi tertentu dapat memerlukan akun gratis.[5][13][14]

Selain kumpulan data pokok, layanan ini menerbitkan Ocean Monitoring Indicators (OMI), yakni rangkaian indikator dan tren yang membantu menilai perubahan keadaan laut dari waktu ke waktu. Ocean State Report merangkum penilaian ilmiah tentang samudra global dan laut regional Eropa bagi peneliti serta pembuat kebijakan. Indikator dan laporan tersebut menyajikan penafsiran atas data; keduanya tidak menggantikan metadata produk asal ketika angka tertentu digunakan untuk analisis.[5][15]

Pemanfaatan

Informasi arus, gelombang dan es laut dapat membantu perencanaan kegiatan maritim; data biogeokimia dan warna laut membantu pemantauan ekosistem serta kualitas lingkungan; sedangkan catatan jangka panjang mendukung kajian variabilitas laut dan perubahan iklim. Layanan ini juga menyediakan masukan untuk pengelolaan sumber daya laut, kegiatan pesisir dan penerapan kebijakan kelautan. Pengguna akhir sering menggabungkan produk CMEMS dengan informasi setempat dan prosedur sektoral sesuai kebutuhannya.[6][2][3]

Sebagai contoh, data Copernicus Marine dan EMODnet dipertemukan dalam katalog bersama untuk mendukung kebutuhan data yang berkaitan dengan Direktif Kerangka Strategi Kelautan Uni Eropa. Contoh ini menunjukkan peran layanan sebagai penyedia informasi dasar bagi analisis dan kebijakan, bukan sebagai otoritas yang menetapkan hasil penilaian lingkungan setempat.[5]

Mutu dan batasan

Setiap produk memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk sumber data, ketelitian ruang dan waktu, kedalaman, periode cakupan, serta tingkat ketidakpastian. Produk model adalah estimasi yang dipengaruhi ketersediaan pengamatan, konfigurasi model dan cara asimilasi; produk satelit pun dapat melalui penggabungan atau interpolasi. Peta berpetak tidak selalu menggambarkan keadaan tepat pada satu titik atau waktu tanpa memperhatikan resolusi dan metode pembuatannya.[7][10][3]

Halaman produk menyediakan Product User Manual (PUM) untuk menjelaskan variabel, susunan data dan cara pemakaian, serta Quality Information Document (QUID) yang memuat metode validasi, taksiran akurasi dan batasan yang diketahui. Product Quality Dashboard menampilkan ukuran mutu untuk sejumlah produk yang dipantau secara operasional. Untuk suatu keputusan teknis, pengguna perlu memeriksa dokumen mutu dan kesesuaian produk dengan lokasi, skala, serta waktu kajian.[16][17]

Keterbatasan pengukuran bawah permukaan dan pesisir tidak merata antarkawasan. Tinjauan ilmiah tahun 2019 mencatat, misalnya, kebutuhan akan lebih banyak pengukuran in situ untuk memvalidasi produk regional dan menggambarkan wilayah yang sulit diamati seperti kawasan es musiman. Karena itu, angka dari satu jenis produk tidak dengan sendirinya dapat diperlakukan sebagai pengukuran langsung pada setiap lokasi.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "File:Atlantic Meridional Overturning Circulation at weakest point in a millennium.jpg". Wikimedia Commons. Diakses tanggal 2026-09-29.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Marine". Copernicus. Komisi Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Le Traon, Pierre-Yves; Reppucci, Antonio; Alvarez Fanjul, Enrique; et al. (2019-05-22). "From Observation to Information and Users: The Copernicus Marine Service Perspective". Frontiers in Marine Science. 6: 234. doi:10.3389/fmars.2019.00234. Diakses tanggal 2026-09-29.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  4. 1 2 "OBSERVER: Celebrating 10 years of the Copernicus Marine Service". Copernicus. 2025-05-30. Diakses tanggal 2026-09-29.
  5. 1 2 3 4 5 "Overview of the Copernicus Marine services and content". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  6. 1 2 3 4 5 6 "Marine services". European Space Agency. Badan Antariksa Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
  7. 1 2 3 "Differences between Copernicus Marine products and datasets, and their identifiers". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  8. ↑ "File:Algae bloom chlorophyll South Australia ESA512113.jpg". Wikimedia Commons. Diakses tanggal 2026-09-29.
  9. 1 2 "Marine variables available to monitor the ocean". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  10. 1 2 3 4 5 6 "Sources of Copernicus Marine data". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  11. ↑ "File:Argo float deployed.gif". Wikimedia Commons. Diakses tanggal 2026-09-29.
  12. ↑ "How Copernicus Marine data nomenclature is defined". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  13. ↑ "Introduction to the Copernicus Marine Data Store". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  14. ↑ "Introduction to MyOcean Pro Viewer". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  15. ↑ "Copernicus Marine Ocean State Report". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  16. ↑ "Understanding the Quality Information Document (QUID)". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.
  17. ↑ "Introduction to the Product Quality Dashboard (PQ-D)". Copernicus Marine Help Center. Mercator Ocean International. Diakses tanggal 2026-09-29.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan