Senin, 28 September 2026
16:09 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Laut Aral Selatan

Laut Aral Selatan

salah satu danau di dunia

Informasi lebih lanjut: Laut Aral dan Laut Aral Utara
Laut Aral Selatan
330px-Aralsea_tmo_2014231_lrg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laut Aral pada tahun 2014.
osm-intl,10,a,a,264x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Laut_Aral_Selatan&revid=29847817&groups=_10cb551528fbb16e94a29ea4524db4f407d8d926&parser=parsoid
Peta interaktif Laut Aral Selatan
Letak Kazakhstan,
 Uzbekistan,
Asia Tengah
Koordinat45°00′N 58°30′E / 45°N 58.5°E / 45; 58.5
Jenis perairanEndoreik, Danau Alami
Aliran masuk utamahanya Air Tanah
(sebelumnya dari sungai Amu Darya)
Terletak di negaraKazakhstan, Uzbekistan
Area permukaanLaut Barat
3.500 km2 (2005)
Laut Timur (berubah-ubah)
42.100 km2 (1989)
Kedalaman rata-rata14 - 15 m (2005)
Kedalaman maksimal37 - 40 m (2005)
Ketinggian permukaan29 m (2007)
Referensi[1]

Laut Aral Selatan adalah sebuah danau di cekungan bekas Laut Aral, yang terbentuk pada tahun 1986, ketika badan danau dibagi menjadi dua, karena pengalihan aliran sungai untuk pertanian pada era Uni Soviet

Pada tahun 2003, Laut Aral Selatan terbagi menjadi cekungan barat dan cekungan timur, yang disebut Laut Timur dan Laut Barat, yang dihubungkan oleh saluran sempit yang menyeimbangi permukaan air, namun tidak memungkinkan terjadinya penyatuan badan air.

Pada tahun 2008, Laut Timur berpisah lagi dari Laut Barat, dan pada bulan Mei 2009, kebanyakan dari Laut Timur habis karena mengering, dan menyisakan Danau Barsakelmes yang kecil dan permanen, serta menambah luas padang pasir Gurun Gurun Aralkum.[2][3]

Namun, pada tahun 2010, Laut Timur muncul lagi karena diisi oleh air lelehan es[4] dan pada tahun 2014, Laut Timur mengering lagi.[5]

Laut Barat memiliki penambahan air dari air tanah di bagian barat laut,[6] dan memungkinkan danau ini terhindar dari kekeringan.

Ada beberapa pulau di Laut Aral yang sekarang menjadi gurun tandus. Berikut beberapa pulau yang pernah ada di Laut Aral

• Pulau Vozrozhdeniya

Pulau yang pernah ada di Laut Aral Selatan ini menjadi letak kota Kantubek. Pulau ini pernah menjadi semenanjung, yaitu Semenanjung Vozrozhdeniya pada tahun 2000. Kota Kantubek pernah menjadi lokasi eksperimen rahasia Uni Soviet. Namun, eksperimen ini gagal dan membuat lingkungan sekitar tercemar, Sehingga Kota langsung dikosongkan dan kini menjadi kota hantu.

• Pulau Barsakelmes

Pulau ini terletak tidak jauh dari Danau Barsakelmes dan Barsakelmes Natured Reserved. Pulau ini tidak berpenghuni karena merupakan wilayah tandus yang tidak layak

Referensi

  1. ↑ "Seen from Space - South Aral Sea shrinking but North Aral Sea expanding". EORC. Diakses tanggal 20-12-2014. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. ↑ Harald Frater. "scinexx | Aralsee: Ostbecken ist jetzt Wüste: Satellitenaufnahmen dokumentieren dramatische Austrocknung der letzen Jahre - Wüsten, Aralsee, Desertifikation, Wasser, Bewässerung, Landschaft, Landwirtschaft, Flüsse". Scinexx.de. Diakses tanggal 20-12-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. ↑ "Freshwater Ecoregions of the World". Feow.org. 2013-02-26. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-29. Diakses tanggal 20-12-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  4. ↑ "The Shrinking Aral Sea Recovers : Image of the Day". Earthobservatory.nasa.gov. doi:10.1111/j.1440-1770.2010.00437.x. Diakses tanggal 20-12-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  5. ↑ "The Aral Sea Loses Its Eastern Lobe". Earthobservatory.nasa.gov. Diakses tanggal 20-12-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  6. ↑ "Groundwater discharge into the Aral Sea after 1960". Sciencedirect.com. Diakses tanggal 20-12-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan