Minggu, 01 November 2026
21:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Cekungan endoreik

Cekungan endoreik

Bagikan:
Uvs-nuur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Cekungan endoreik dari Danau Uvs-Nur

Cekungan endoreik adalah sebuah cekungan saluran tertutup, yang menyebabkan air tidak bisa mengalir ke saluran lain seperti sungai atau laut. Cekungan ini menyebabkan timbulnya danau atau rawa, baik permanen atau musiman.

Daerah endoreik, kebalikan dari eksoreik, adalah sistem hidrologis yang tertutup. Air di permukaan mereka mengalir ke lokasi pengumpulan di mana air menguap atau merembes ke tanah, karena tidak memiliki akses untuk mengalir ke laut atau sungai.[1] Beberapa danau terbesar dunia masuk ke dalam perairan endoreik, seperti Laut Aral dan Laut Kaspia.[2]

Etimologi

Nama "Endoreik" berasal dari kata dalam bahasa Yunani Kuno, yaitu:

  • ἔνδον (éndon) yang berarti "di dalam"
  • ῥεῖν (rheîn) yang berarti "mengalir"

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Drainage systems". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 20-12-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. ↑ "Endorheic Lakes: Waterbodies That Don't Flow to the Sea". United Nations Environment Programme. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-27. Diakses tanggal 20-12-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
Ikon rintisan

Artikel bertopik air ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik danau, bendungan, atau waduk ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan