Jumat, 09 Oktober 2026
14:51 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Laurimba Saragih

Laurimba Saragih

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Simalungun, marganya adalah Saragih Simarmata.
Laurimba Saragih
Mayor_of_Pematangsiantar_Laurimba_Saragih.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Laurimba Saragih sebagai Wali Kota Pematangsiantar.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pematangsiantar
Masa jabatan
1987–1992
Wali Kota Pematangsiantarke-9
Masa jabatan
25 April 1967 –28 Juni 1974
PresidenSoeharto
Gubernur
PendahuluMulatua Pardede
PenggantiSanggup Ketaren
Informasi pribadi
Lahir(1927-09-27)27 September 1927
Meninggal7 Juni 2011(2011-06-07) (umur 83)
Partai politik  Golkar
Suami/istriDarijah Hasvy Hutasuhut
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-17-TNI_Army-LTC.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Letnan Kolonel TNI
Pertempuran/perangRevolusi Nasional Indonesia
Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia
Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Letnan Kolonel Laurimba Saragih Simarmata (dikenal sebagai Laurimba Saragih; 27 September 1927 – 7 Juni 2011) adalah perwira militer dan kemudian politikus yang menjabat sebagai Wali Kota Pematangsiantar dari tanggal 25 April 1967 hingga 28 Juni 1974. Setelah 13 tahun menyelesaikan jabatan sebagai wali kota, Laurimba terpilih menjadi Ketua DPRD Kota Pematangsiantar periode 1987—1992.

Masa muda

Laurimba dilahirkan pada tanggal 27 September 1927 disebuah kota kecil yang bernama Tanggabatu terletak di Haranggaol, di pesisir Danau Toba.[1]

Karier

250px-Mayor_of_Pematang_Siantar_Laurimba_Saragih%2C_Almanak_Pemerintah_Daerah_Propinsi_Sumatera_Utara_%281969%29%2C_p946.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laurimba Saragih dalam sebuah pertemuan.

Laurimba memulai karier militernya pada masa Pendudukan Jepang di Indonesia. Dia mendukung pemerintah pusat pada masa Negara Sumatra Timur dan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia.[2] Pada tahun 1965, dia menjadi Kepala Seksi 1 Kodim dan berpartisipasi dalam Pembantaian di Indonesia 1965–1966.[1]

Dia dilantik sebagai Wali kota Pemantangsiantar pada tanggal 25 April 1967. Dia mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 28 Juni 1974. Pada tahun 1985, dia menjadi Ketua Golkar cabang Pemantangsiantar.[1]

Dia terpilih sebagai Ketua DPRD Pemantangsiantar. Selama masa jabatannya, dia memperkenalkan slogan dari bahasa Simalungun, Sipangambei Manoktok Hitei yang dalam terjemahan bebas artinya Bergotong-royong demi tujuan yang mulia.

Kehidupan selanjutnya

Dia meninggal dunia pada usianya yang ke 83 tahun pada tanggal 27 Juni 2011 di Rumah Sakit Horas Insani di Pematangsiantar. Dia dirawat di rumah sakit selama dua hari sebelum menghembuskan nafas terakhir karena sesak nafas dan demam tinggi.[1]

Menurut keluarganya, Laurimba merupakan seorang perokok berat dan mulai berhenti merokok setelah dia melakukan umrah pada tahun 2009.[1]

Kehidupan pribadi

Laurimba menikah dengan Darijah Hasvy Hutasuhut.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Damanik, Liston (2011-06-27). "Walikota Bersahaja dan Pengayom Itu Telah Berpulang". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2020-07-03.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Damanik, Erond L. (Mei 2018). Potret Simalungun Tempoe Doeloe: Menafsir Kebudayaan Lewat Foto (PDF). Medan: Tim Simetri Institute. hlm. 261. ISBN 978-602-50158-5-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Damanik, Erond L. (Mei 2018). Potret Simalungun Tempoe Doeloe: Menafsir Kebudayaan Lewat Foto (PDF). Medan: Tim Simetri Institute. hlm. 262. ISBN 978-602-50158-5-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan