Sabtu, 03 Oktober 2026
02:51 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Latimeriidae

Latimeriidae

Bagikan:
Latimeriidae
Rentang waktu: Zaman Trias Awal–sekarang
250px-Coelacanth_off_Pumula_on_the_KwaZulu-Natal_South_Coast%2C_South_Africa%2C_on_22_November_2019.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Latimeria chalumnae
250px-Undina_penicillata_1m.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fosil Undina penicillata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Sarcopterygii
Kelas: Actinistia
Ordo: Coelacanthiformes
Subordo: Latimerioidei
Famili: Latimeriidae
Berg, 1940
Genus
Artikel takson sembarang

Latimeriidae adalah satu-satunya keluarga coelacanth yang masih ada, garis keturunan ikan bersirip lobus purba. Keluarga ini berisi dua spesies coelacanth yang masih ada dalam genus Latimeria, ditemukan di perairan dalam di lepas pantai Afrika bagian selatan dan Indonesia bagian timur-tengah. Selain itu, beberapa genus fosil diketahui berasal dari zaman Mesozoikum di Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Serikat bagian tenggara, sejak zaman Trias.[2][3][4]

Latimeriidae dianggap selalu merupakan kelompok laut eksklusif. Mereka mungkin berasal dari Samudra Tethys bagian barat, karena banyak spesies paling awal diketahui dari wilayah yang sebelumnya dicakupnya.[5] Anggota keluarga terbesar yang diketahui pada genus Megalocoelacanthus yang hidup pada zaman Kapur Akhir, mungkin panjangnya mencapai 4,5 meter.[6] Latimeriidae dianggap sebagai kelompok saudara dari Mawsoniidae, yakni keluarga coelacanth yang telah punah dan bertahan hingga Zaman Kapur Akhir, menghuni habitat air tawar dan laut, dan berisi beberapa spesies yang sangat besar. keduanya membentuk subordo Latimerioidei.[5][7]

Berikut merupakan kladogram dari Toriño dkk, 2021.[7]

Latimeriidae

Garnbergia (punah)

Diplurus (punah)

Megalocoelacanthus (punah)

Libys (punah)

Ticinepomis (punah)

Foreyia (punah)

Holophagus (punah)

Undina (punah)

Macropoma (punah)

Swenzia (punah)

Latimeria

Referensi

  1. ↑ Ferrante, C.; Cavin, L. (2023). "Early Mesozoic burst of morphological disparity in the slow-evolving coelacanth fish lineage". Scientific Reports. 13 (1). doi:10.1038/s41598-023-37849-9. PMC 10345187.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. ↑ "Fossilworks: Latimeriidae". www.fossilworks.org. Diakses tanggal 2022-09-11.
  3. ↑ "FAMILY Details for Latimeriidae - Gombessa". www.fishbase.se. Diakses tanggal 2022-09-11.
  4. ↑ "Mindat.org". www.mindat.org. Diakses tanggal 2022-09-11.
  5. 1 2 Uyeno, Teruya; Yabumoto, Yoshitaka (November 2007). "ORIGIN OF EXTANT COELACANTHS" (PDF). ResearchGate.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Dutel, Hugo; Maisey, John G.; Schwimmer, David R.; Janvier, Philippe; Herbin, Marc; Clément, Gaël (2012-11-27). Soares, Daphne (ed.). "The Giant Cretaceous Coelacanth (Actinistia, Sarcopterygii) Megalocoelacanthus dobiei Schwimmer, Stewart & Williams, 1994, and Its Bearing on Latimerioidei Interrelationships". PLoS ONE (dalam bahasa Inggris). 7 (11): e49911. doi:10.1371/journal.pone.0049911. ISSN 1932-6203. PMC 3507921. PMID 23209614.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  7. 1 2 Toriño, Pablo; Soto, Matías; Perea, Daniel (2021-12-02). "A comprehensive phylogenetic analysis of coelacanth fishes (Sarcopterygii, Actinistia) with comments on the composition of the Mawsoniidae and Latimeriidae: evaluating old and new methodological challenges and constraints". Historical Biology. 33 (12): 3423–3443. doi:10.1080/08912963.2020.1867982. ISSN 0891-2963.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan