Kamis, 15 Oktober 2026
07:44 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Lapis nanas

Lapis nanas

Bagikan:
250px-Kue_Lapis_Nanas_dengan_Ciri_Khas_Kota_Palembang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kue Lapis nanas khas Kota Palembang

Lapis Nanas adalah salah satu kue khas Palembang yang memiliki sejarah panjang dan erat kaitannya dengan pengaruh budaya Melayu dan kolonial Belanda. Kue ini dikenal dengan teksturnya yang berlapis-lapis serta cita rasa manis dengan sentuhan asam segar dari selai nanas.

Asal-Usul Lapis Nanas

Lapis Nanas diperkirakan mulai dikenal di Palembang sejak masa kolonial Belanda. Pengaruh kue lapis legit yang diperkenalkan oleh Belanda turut berkontribusi dalam pengembangan kue ini. Namun, masyarakat Palembang memberikan sentuhan khas dengan menambahkan selai nanas sebagai lapisan utama, sehingga menghasilkan rasa yang lebih segar dan unik dibandingkan lapis legit pada umumnya.

Dalam budaya Melayu Palembang, nanas sering digunakan dalam berbagai olahan makanan, termasuk kue tradisional. Nanas tidak hanya memberikan rasa manis dan asam yang seimbang, tetapi juga dianggap sebagai simbol kemakmuran. Oleh karena itu, Lapis Nanas sering disajikan dalam acara adat, perayaan keluarga, serta oleh-oleh khas Palembang.[1]

Referensi

  1. ↑ "Resep Lapis Nanas Khas Palembang dari @jeehan_kitchen". resepmamiku.com. Diakses tanggal 2025-02-22.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan