Minggu, 27 September 2026
20:55 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kelp

Kelp

Kelp
Rentang waktu: Lutetium–Kini [1]
250px-Kelp_In_Freycinet_Tasmania.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Eukaryota
Klad: Diaphoretickes
Klad: Sar
Klad: Stramenopila
Filum: Gyrista
Subfilum: Ochrophytina
Kelas: Phaeophyceae
Ordo: Laminariales
Migula, 1909[2]
Famili

Agaraceae
Akkesiphycaceae
Alariaceae
Aureophycaceae
Chordaceae
Laminariaceae
Lessoniaceae
Pseudochordaceae

Artikel takson sembarang

Laminariales (atau Kelp[3]) adalah nama ordo rumput laut besar (ganggang) yang diklasifikasikan dalam kelas Phaeophyceae. Terdapat sekitar 30 genus yang berbeda.[4] Meski bentuknya mirip tumbuhan, kelp bukan tumbuhan, tetapi sejenis stramenopila, yaitu sebuah kelompok organisme yang mencakup banyak protista.[5]

Kelp tumbuh pada "hutan bawah laut" (hutan kelp) pada laut dangkal, dan diyakini muncul pada kala Miosen, sekitar 5 sampai 23 juta tahun lalu.[6] Organisme ini membutuhkan air yang kaya akan nutrisi dengan suhu antara 6 dan 14 °C (43 dan 57 °F). Mereka diketahui memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi—genera Macrocystis dan Nereocystis dapat tumbuh hingga setengah meter per hari, dan mencapai tinggi maksimum 30 hingga 80 meter (100 hingga 260 ft).[7]

Selama abad ke-19, kata "kelp" erat hubungannya dengan rumput laut yang dapat dibakar untuk mendapatkan abu soda. Rumput laut yang digunakan mencakup spesies pada ordo Laminariales dan Fucales. Kata "kelp" juga digunakan untuk merujuk langsung abu yang telah diproses ini.[8]

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ William Miller, III (13 Oktober 2011). Trace Fossils: Concepts, Problems, Prospects: Chapter 13 "Zoophycos and the Role of Type Specimens in Ichnotaxonomy by Davide Olivero. Elsevier. hlm. 224–226. ISBN 978-0-08-047535-6. Diakses tanggal 1 April 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Migula, W. (1909). Kryptogamen-Flora von Deutschland, Deutsch-Österreich und der Schweiz. Band II. Algen. 2. Teil. Rhodophyceae, Phaeophyceae, Characeae. Gera: Verlag Friedriech von Zezschwitz. hlm. i–iv, 1–382, 122 (41 col.) pls.
  3. ↑ "Kelp". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  4. ↑ Bolton, John J. (23 Juli 2010). "The biogeography of kelps (Laminariales, Phaeophyceae): a global analysis with new insights from recent advances in molecular phylogenetics". Helgoland Marine Research. 64 (4): 263–279. Bibcode:2010HMR....64..263B. doi:10.1007/s10152-010-0211-6.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Silberfeld, Thomas; Rousseau, Florence; de Reviers, Bruno (2014). "An Updated Classification of Brown Algae (Ochrophyta, Phaeophyceae)". Cryptogamie, Algologie. 35 (2): 117–156. doi:10.7872/crya.v35.iss2.2014.117. S2CID 86227768.
  6. ↑ University of California Museum of Paleontology: The Miocene Epoch
  7. ↑ Thomas, D. 2002. Seaweeds. The Natural History Museum, London, p. 15. ISBN0-565-09175-1
  8. ↑ "Kelp," in Oxford English Dictionary (Second Edition). Oxford University Press, 1989. Retrieved 1 December 2006


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan