Minggu, 11 Oktober 2026
00:30 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Labungkari

ibukota Kabupaten Buton Tengah

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Labungkari" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(September 2024)
Lakudo
Koordinat: 5°18′59″S 122°31′54″E / 5.3165°S 122.5318°E / -5.3165; 122.5318
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Tenggara
KabupatenButon Tengah
Pemerintahan
 • CamatDrs.SYAMSUDDIN.M
Populasi
 • Total27.217 jiwa
Kode KemendagriLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Kode BPSLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Luas- km²
Kepadatan- jiwa/km²
Desa/kelurahan3
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Labungkari&revid=28398938&groups=_5385e3b5804cf875e19221f02b20a384b4f8131d&parser=parsoid

Sejak terbentuknya Kabupaten Buton Tengah, Labungkari, di Lakudo telah ditetapkan sebagai pusat pemerintahan. Keputusan ini diambil berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk aspek geografis, sosial, dan ekonomi. Seiring berjalannya waktu, Labungkari terus berkembang dan menjadi pusat pertumbuhan yang signifikan bagi wilayah sekitarnya.[1]

Latar belaakang terpilihnya Labungkari menjadi pusat pemerintahan[2] didorong dari analisis grafitasi yang menunjukkan hubungan timbal balik yang kuat antara Labungkari dengan daerah sekitarnya, sementara analisis skalogram dan aksesibilitas mengonfirmasi posisi strategis Labungkari sebagai pusat pelayanan dan kegiatan ekonomi.

Batas wilayah

Labungkari, sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Buton Tengah, secara geografis terletak di posisi sentral, berbatasan langsung dengan:

  • Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Tongkuno Selatan,[3] Muna. Labungkari, sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Buton Tengah, secara geografis terletak di posisi sentral pulau Buton. Secara administratif, wilayah ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna, di sebelah utara.
  • Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Mawasangka Timur,[4] Buton Tengah.
  • Sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Kadatua, Buton Selatan.[5]

Posisi ini memberikan aksesibilitas yang baik ke kota-kota utama seperti Bau-Bau dan Kendari, yang dapat dijangkau dengan transportasi darat dalam waktu yang relatif singkat.

Demografi

Berdasarkan peta administrasi Kementerian Dalam Negeri, Kecamatan Lakudo, yang sering juga disebut Labungkari,[6] menempati posisi sentral di Kabupaten Buton Tengah. Letaknya yang strategis ini menjadikan wilayah ini sebagai titik temu dan pusat pelayanan bagi daerah-daerah sekitarnya. Pada Juni 2024, Kecamatan Lakudo memiliki 12 desa dengan total 8.048 kepala keluarga. Sebanyak 26.549 penduduk memeluk agama Islam, sementara agama lainnya seperti Katolik dan Kristen juga terdapat dalam jumlah yang signifikan. Tingkat pendidikan tertinggi yang dicapai oleh penduduk adalah S1, dengan jumlah mencapai 1.102 orang. Suku bangsa mayoritas yang menduduki Labungkari adalah suku Buton.

250px-Unnamed_Road%2C_Madongka%2C_Lakudo%2C_Kabupaten_Buton%2C_Sulawesi_Tenggara_93763%2C_Indonesia_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Desa Madongka di Lakudo

Referensi

  1. ↑ Boni, Yohanes (2022-05-29). "KELAYAKAN LABUNGKARI SEBAGAI PUSAT PEMERINTAHAN, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN KABUPATEN BUTON TENGAH". Mega Aktiva: Jurnal Ekonomi dan Manajemen (dalam bahasa American English). 11 (1): 39–49. doi:10.32833/majem.v11i1.233. ISSN 2654-5780.
  2. ↑ PopojiCMS. "Tuntas, Pembangunan Perkantoran Berada di Labungkari, Tinggal Menunggu Gubernur Sultra". Pesanku (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2024-09-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "ArcGIS Web Application". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2024-09-15.
  4. ↑ "ArcGIS Web Application". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2024-09-15.
  5. ↑ "ArcGIS Web Application". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2024-09-15.
  6. ↑ "ArcGIS Web Application". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2024-09-15.


Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan