Rabu, 07 Oktober 2026
12:51 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

La Palebbi

Bagikan:

La Palebbi (atau La Pabela/La Palebei[1] atau Arung Abdurrahman adalah raja Pagatan yang kedua (1830-1838), menggantikan kedudukan ayahnya, La Pangewa.[2]

Setelah 8 tahun menaiki tahta, kemudian tampuk kerajaan berpindah tangan kepada saudaranya, La Paliweng (1838-1855), sebagai raja ketiga di Kerajaan Pagatan.[2]

Keluarga

Berikut adalah keluarga terdekatnya:[3]

La Pangewa
♂ La Palebbi♂ La Paliweng♀ Besse'

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Rodovid.org. "La Pabela (La Palebei)".
  2. 1 2 Fokus Batulicin (22 Maret 2011). "Mengupas Asal Muasal Bugis Pagatan". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-03. Diakses tanggal 2015-01-13.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. ↑ M. Mansyur (2012). "Bab III - Jaringan Diaspora Bugis dan Dinamika Kerajaan Bugis Pagatan Tahun 1842-1900" (PDF).
  4. ↑ Rodovid.org. "I Walena Petta Coa".
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan