Senin, 19 Oktober 2026
02:15 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
La Mosquitia

La Mosquitia

Bagikan:
Infotaula de geografia políticaLa Mosquitia
250px-Map_of_the_disputed_territory_between_Nicaragua_and_Honduras.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat
 
NegaraHonduras Suntingan nilai di Wikidata

La Mosquitia adalah bagian paling timur Honduras di sepanjang Pesisir Mosquito, yang terbentang di timur laut Nicaragua.[1] Ini adalah kawasan hutan hujan tropis, savana pinus dan rawa yang biasanya diakses lewat air dan udara. Populasinya meliputi kelompok etnis dan pribumi seperti suku Miskito, Pech, Rama, Sumo, Garífuna, Ladino, dan Creole.[2] La Mosquitia adalah wilayah alam liar terbesar di Amerika Tengah, yang meliputi rawa hutan bakau, laguna, sungai, savana dan hutan hujan tropis. Cagar Alam Río Plátano, sebuah Situs Warisan Dunia, adalah bagian dari La Mosquitia.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Millington, T. (1997). ""No Tech" Technical diving: The lobster divers of La Mosquitia". Journal of the South Pacific Underwater Medicine Society. 27 (3). Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-03. Diakses tanggal 2013-04-06.
  2. 1 2 Herlihy, P. 2001, Indigenous and Ladino peoples of the Río Plátano Biosphere Reserve, Honduras. In:Endangered Peoples of Latin America: Struggles to Survive and Thrive. Ed. S.C. Stonich. Greenwood Press: Westport, CT. Pp. 101-120.
  3. ↑ UNESCO (2016). "Río Plátano Biosphere Reserve". Diakses tanggal 2016-12-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan