Jumat, 30 Oktober 2026
18:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Kwik Ing Hoo

Bagikan:

Kwik Ing Hoo adalah seorang komikus Indonesia pada era tahun 1960an. Komikus asal Solo ini biasa menggunakan inisial Kwik untuk karya-karyanya. Komiknya yang berjudul “Wiro Anak Rimba” sangat populer dan berhasil menjadi legenda komik Indonesia.

Komik yang terdiri dari 10 jilid ini merupakan cerita Tarzan versi Indonesia. Sebuah komik yang takkan terlupakan bagi siapapun yang pernah membacanya. Komik ini menceritakan petualangan panjang seorang pemuda pra remaja yang menjelajah ke hutan rimba dari Pulau Jawa ke Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, sampai Irian Jaya bersama dengan kera, gorila, harimau, dan gajahnya.

Wiro anak Rimba merupakan karya kolaborasi Lie Djoen Liem sebagai penulis dan Kwik Ing Hoo sebagai ilustrator. Kesepuluh jilid Wira diterbitkan TB Liong di Semarang yang terbit di tahun 1956, antara lain:

  1. Asal Usulnya Wiro
  2. Wiro didalam Rimba Sumatera
  3. Wiro Bertemu dr Watson
  4. Wiro di Rimbu Borneo
  5. Wiro Skat Badjak Laut
  6. Wiro Kontra Perampok Mutiara
  7. Wiro didalam Hutan Celebes
  8. Wiro dalam Rimba Raja Irian
  9. Wiro Melawan Tentara Djepang
  10. Wiro Kembali ke Asalnya

Kwik Ing Hoo kemudian menggunakan inisial KIH dalam melukis sampul dan ilustrasi dalam novel dan cerita silat terbitan harian Analisa Jakarta. Di usia tua, Kwik kemudian beralih menjadi pelukis kanvas dengan tema sekawanan ikan koki.

Pranala luar

Komik silat
Komik wayang
Komik adiwira
Komik roman
Strip komik
Komikus Indonesia


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan