Minggu, 08 November 2026
09:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kupido

Kupido

Dewa cinta erotis

Bagikan:
Kupido
Dewa asmara, cinta erotis, ketertarikan, dan kasih sayang
250px-Bertel_Thorvaldsen_-_Cupid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Kupido, karya Bertel Thorvaldsen.
SimbolBusur panah
Kendaraanlumba-lumba[1]
Keluarga
Orang tua
PasanganPsikhe
AnakVoluptas
Padanan
HinduKamadewa[2]
YunaniEros
Bagian dari seri tentang
Cinta
Red heart icon
Red heart icon

Kupido (bahasa Latin:Cupīdō;[a] dieja pula Cupidon) atau Amor adalah dewa cinta erotis dalam mitologi Romawi. Dia disamakan dengan dewa Eros dalam mitologi Yunani.[3] Meskipun Eros digambarkan dalam kesenian Yunani Kuno sebagai pemuda bersayap dengan tubuh ramping, berangsur-angsur selama periode Helenistik ia digambarkan sebagai pemuda sintal. Pada masa itu, dalam penggambarannya ditambahkan busur dan panah yang hingga kini menjadi ciri khasnya;[4] seseorang―atau bahkan dewa―yang terkena panahnya akan merasa bahwa hatinya dipenuhi gejolak asmara.[5] Karakteristik tersebut lestari pada Kupido bangsa Romawi, yang berkesinambungan pada penggambaran berbagai Kupido baik pada kesenian Romawi Kuno dan tradisi seni Barat klasik.

Kupido menjadi figur populer bahkan hingga Abad Pertengahan, ketika di bawah pengaruh penyebaran agama Kristen ia dikonsepkan memiliki dua sifat yaitu cinta duniawi dan surgawi, dan pada zaman Renaisans, saat ketertarikan kembali pada filsafat klasik telah memberikannya berbagai alegori. Pada budaya populer saat ini, Kupido sering digambarkan mengarahkan panahnya sebagai simbol cinta romantis, dan sering kali sebagai ikon hari Valentine.[6]

Galeri

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Cupido dibaca kʊˈpiːdoː dengarkanⓘ

Referensi

  1. ↑ Janet Huskinson, Roman Children's Sarcophagi: Their Decoration and Its Social Significance (Oxford University Press, 1996), passim; Joan P. Alcock, "Pisces in Britannia: The Eating and Portrayal of Fish in Roman Britain," in Fish: Food from the Waters. Proceedings of the Oxford Symposium on Food and Cookery 1997 (Prospect Books, 1998), p. 25.
  2. ↑ Roshen Dalal (2014). Hinduism: An Alphabetical Guide. Penguin Books. ISBN 9788184752779. Entry: "Kama"
  3. ↑ Larousse Desk Reference Encyclopedia, The Book People, Haydock, 1995, p. 215.
  4. ↑ Isidore, Etymologies 8.11.80.
  5. ↑ Ovid, Metamorphoses 1.463–473.
  6. ↑ This introduction is based on the entry on "Cupid" in The Classical Tradition, edited by Anthony Grafton, Glenn W. Most, and Salvatore Settis (Harvard University Press, 2010), pp. 244–246.
Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan