Kamis, 24 September 2026
05:07 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kupido

Kupido

Dewa cinta erotis

Kupido
Dewa asmara, cinta erotis, ketertarikan, dan kasih sayang
250px-Bertel_Thorvaldsen_-_Cupid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Kupido, karya Bertel Thorvaldsen.
SimbolBusur panah
Kendaraanlumba-lumba[1]
Keluarga
Orang tua
PasanganPsikhe
AnakVoluptas
Padanan
HinduKamadewa[2]
YunaniEros
Bagian dari seri tentang
Cinta
Red heart icon
Red heart icon

Kupido (bahasa Latin:Cupīdō;[a] dieja pula Cupidon) atau Amor adalah dewa cinta erotis dalam mitologi Romawi. Dia disamakan dengan dewa Eros dalam mitologi Yunani.[3] Meskipun Eros digambarkan dalam kesenian Yunani Kuno sebagai pemuda bersayap dengan tubuh ramping, berangsur-angsur selama periode Helenistik ia digambarkan sebagai pemuda sintal. Pada masa itu, dalam penggambarannya ditambahkan busur dan panah yang hingga kini menjadi ciri khasnya;[4] seseorang―atau bahkan dewa―yang terkena panahnya akan merasa bahwa hatinya dipenuhi gejolak asmara.[5] Karakteristik tersebut lestari pada Kupido bangsa Romawi, yang berkesinambungan pada penggambaran berbagai Kupido baik pada kesenian Romawi Kuno dan tradisi seni Barat klasik.

Kupido menjadi figur populer bahkan hingga Abad Pertengahan, ketika di bawah pengaruh penyebaran agama Kristen ia dikonsepkan memiliki dua sifat yaitu cinta duniawi dan surgawi, dan pada zaman Renaisans, saat ketertarikan kembali pada filsafat klasik telah memberikannya berbagai alegori. Pada budaya populer saat ini, Kupido sering digambarkan mengarahkan panahnya sebagai simbol cinta romantis, dan sering kali sebagai ikon hari Valentine.[6]

Galeri

Lihat pula

Catatan

  1. Cupido dibaca kʊˈpiːdoː dengarkan

Referensi

  1. Janet Huskinson, Roman Children's Sarcophagi: Their Decoration and Its Social Significance (Oxford University Press, 1996), passim; Joan P. Alcock, "Pisces in Britannia: The Eating and Portrayal of Fish in Roman Britain," in Fish: Food from the Waters. Proceedings of the Oxford Symposium on Food and Cookery 1997 (Prospect Books, 1998), p. 25.
  2. Roshen Dalal (2014). Hinduism: An Alphabetical Guide. Penguin Books. ISBN 9788184752779. Entry: "Kama"
  3. Larousse Desk Reference Encyclopedia, The Book People, Haydock, 1995, p. 215.
  4. Isidore, Etymologies 8.11.80.
  5. Ovid, Metamorphoses 1.463–473.
  6. This introduction is based on the entry on "Cupid" in The Classical Tradition, edited by Anthony Grafton, Glenn W. Most, and Salvatore Settis (Harvard University Press, 2010), pp. 244–246.
Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan