Minggu, 01 November 2026
00:57 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kungkang sumatra

Kungkang sumatra

Bagikan:
Kungkang sumatra[1]
250px-Face_of_Nycticebus_hilleri_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Strepsirrhini
Famili: Lorisidae
Genus: Nycticebus
Spesies:
N. hilleri
Nama binomial
Nycticebus hilleri
Stone & Rehn, 1902

Kungkang sumatra (Nycticebus hilleri) adalah sebuah spesies primata strepsirrhini yang berasal dari Sumatra.

Sebelumnya, spesies ini dianggaps ebagai sinonim junior dari kungkang sunda,[2] namun sekarang dianggap sebagai spesiesnya sendiri oleh IUCN. Spesies ini dinamai bedasarkan Hiram M. Hiller Jr., yang mengumpulkan holotipe spesies ini saat menjelajahi Hindia Timur pada 1901.[3]

Referensi

  1. 1 2 Nekaris, K.A.I.; Poindexter, S. (2020). "Nycticebus hilleri". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020: e.T163019804A163020000. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T163019804A163020000.en. Diakses tanggal 7 September 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Nycticebus coucang hilleri". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 7 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Stone, Whitmer; Rehn, J.A.G. (1902). "Mammals Collected by Dr. W. L. Abbott in the Region of the Indrigiri River, Sumatra". Proceedings of the Academy of Natural Sciences of Philadelphia. 54: 127–142.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan