Selasa, 22 September 2026
03:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Kulothunga Chola I

Kulothunga Chola I

Kulottunga I
Rajakesarivarman, Chakravartigal, Rajanarayana, Tribhuvana Chakravartigal, Konerinmaikondaan, Sungam Thavirtha Cholan, Jayadhara, Virudarajabhayankara
250px-Sculpture_in_a_wall_at_Nataraja_Temple_in_Chidambaram%2C_Tamil_Nadu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung dari Kulottunga I di Kuil Nataraja.
Kaisar Chola
Berkuasa9 Juni 1070 – 1122[1][2]
PendahuluAthirajendra
PenerusVikrama
Raja Chalukya Timur
Berkuasaca1061–ca1118
PendahuluRajaraja Narendra
PenerusVikramaditya VI
Raja dari Kadaram
Berkuasaca1070
PendahuluAthirajendra
PenerusPosisi dihapuskan
(Tribhuwanaraja sebagai Raja Melayu)
Berkuasaca1070 (beberapa bulan)
PendahuluAthirajendra
PenerusVijayabahu I
LahirRajendra Chalukya
1025
Chelluru, Vengi, Chola empire
(modern day Rayavaram, Andhra Pradesh, India)
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Mei 1122(1122-05-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Operator > tak terduga
Gangaikonda Cholapuram, Chola empire (modern day Jayankondam, Tamil Nadu, India)
AyahRajaraja Narendra
IbuAmangai Devi
EmpressDinaChintamani[3]
Madurantaki
Thyagavalli
Elisai Vallabhi
Solakulavalliyār
Keturunan
Nama takhta
Kō Rājakēsarivarman alias Chakravarti Kulōttunga Chōladeva[5]
DinastiChola (sisi ibu)
Chalukya Timur (sisi ayah)
AgamaHinduisme
Tanda tanganKulottunga I

Kulothunga Chola I atau Kō Rājakēsarivarman Abaya Kulōthunga Chōla (bahasa Tamil:முதலாம் குலோத்துங்க சோழன்) merupakan salah seorang raja terbesar dari dinasti Chola di selatan India. Kulottunga dapat bermaksud Maha Kuasa dalam keluarganya, dari gelar yang digunakannya ini dibandingkan gelar-gelar raja yang digunakan oleh raja-raja dinasti Chola sebelumnya memperlihatkan Kulothunga Chola I sebagai raja yang paling berdaulat. Kronik Tiongkok menyebutnya sebagai raja San-fo-ts'i dengan nama Ti-hua-ka-lo.

Bibliografi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kulothunga I.

Referensi

  1. Balasubrahmanyam, S.R. "Chapter I - Kulottunga I (a.d. 1070 to 1125)".
  2. "Full text of "Historical Inscriptions Of Southern India"". Internet Archive. Kitabistam,Allahabad. 23 Oktober 2016. Diakses tanggal 27 Februari 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. S. R. Balasubrahmanyam, B. Natarajan, Balasubrahmanyan Ramachandran. Later Chola Temples: Kulottunga I to Rajendra III (A.D. 1070-1280), Parts 1070-1280. Mudgala Trust, 1979. hlm. 151.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. Government Of Madras Staff, Government of Madras. Gazetteer of the Nellore District: Brought Upto 1938. Asian Educational Services, 1942 - Nellore (India : District). hlm. 39.
  5. P. V. Jagadisa Ayyar (1982). South Indian Shrines: Illustrated. Asian Educational Services. hlm. 49. ISBN 978-81-206-0151-2.


20px-Portrait_Gandhi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi India ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan