Senin, 02 November 2026
03:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jungur senjata

Jungur senjata

Bagikan:
250px-BB61_USS_Iowa_BB61_broadside_USN.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
USS Iowa (BB-61) menembakan ke samping meriam kaliber 16 inchi (406 mm).

Jungur senjata[1] (bahasa Inggris: gun turret) adalah alat untuk melindungi para operator dan juga melindungi mekanisme penembakan peluru. Jungur senjata juga biasanya berupa alat penopang senjata yang mampu berputar, sehingga memungkinkan senjata ditembakkan ke segala arah.

Jungur mampu dipersenjatai dengan satu atau banyak senjata, meriam, mortir, roket maupun rudal. Jungur senjata bisa diawaki manusia tetapi bisa pula dikendalikan dari jarak jauh. Jungur biasanya mempunyai lapisan baja. Jungur senjata yang kecil atau jungur senjata yang terpasang pada sebuah jungur yang lebih besar kerap disebut kupel. Sebutan kupel juga bisa digunakan untuk menyebut jungur kecil yang tidak berisi senjata tetapi hanya berupa peralatan pengamatan (contohnya adalah Kupel untuk komandan tank). Sedangkan Finial adalah sebuah jujur yang sangat kecil atau menumpang pada sebuah kupel.

Perlindungan yang diberikan oleh jungur senjata adalah perlindungan terhadap kerusakan pertempuran, cuaca atau kondisi lingkungan.

Pembagian ruangan dalam jungur meriam kaliber 15 inchi

Animasi mekanisme kerja turet senjata
Animasi mekanisme kerja turet senjata

Sebuah jungur senjata terdiri dari:

  1. Dek
  2. Ruang peluru
  3. Dek bawah
  4. Magasin
  5. Dek tengah
  6. Bagasi
  7. Dek utama
  8. Barbet
  9. Bilik kerja
  10. Dek atas
  11. Jalur penggelinding
  12. Ayunan
  13. Rumah senjata

Referensi

  1. ↑ Echols, John M.; Shadily, Hassan (1975). An English-Indonesian Dictionary. Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-9859-6.

Pranala luar

Sejarah kuno
Sejarah Pascaklasik
Sejarah modern
Abad ke-18
dan sebelumnya
Abad ke-19
Abad ke-20
Menurut topografi
Menurut guna
Menurut rancangan


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan