Sabtu, 17 Oktober 2026
12:51 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kawat berduri

Kawat berduri

Bagikan:
250px-Barbed_wire.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kawat berduri modern

Kawat berduri adalah salah satu tipe konstruksi pagar yang terbuat dari pelintiran 2 atau lebih kawat panjang yang dalam jarak tertentu diselingi puntiran potongan kawat yang ujungnya diarahkan tegak lurus kawat utama. Pada umumnya kawat berduri difungsikan sebagai pagar pengaman bangunan atau perbatasan negara. Ia juga sangat berperan dalam pertahanan perang parit.

250px-D%C3%BClmen%2C_Hausd%C3%BClmen%2C_Zaun_einer_Wiese_--_2021_--_5083.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kristal es pada kawat berduri.

Manusia atau hewan yang mencoba melewati di sela-sela atau di atas kawat berduri ini akan mengalami kesusahan dan dapat mengalami luka. Pagar kawat berduri hanya membutuhkan tiang penyangga, kawat berduri dan pengait. Pagar ini mudah dibangun dan didirikan bahkan oleh orang yang bukan ahlinya sekalipun.

Kawat berduri paling behasil adalah yang dipatenkan oleh Joseph F. Glidden dari DeKalb, Illinois pada 1874. Ia merupakan penyempurnaan dari penemuan Louis Jannin dari Prancis pada tahun 1865.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Barbed wire.
Wiktionary logo
Lihat entri kawat berduri di kamus bebas Wikikamus.
Sejarah kuno
Sejarah Pascaklasik
Sejarah modern
Abad ke-18
dan sebelumnya
Abad ke-19
Abad ke-20
Menurut topografi
Menurut guna
Menurut rancangan


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan