Selasa, 27 Oktober 2026
08:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kristalografi sinar-X

Kristalografi sinar-X

Bagikan:
250px-Zeolite-ZSM-5-3D-vdW.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kristalografi sinar-X bisa menentukan setiap atom pada zeolit, sebuah aluminosilikat.

Kristalografi sinar-X adalah metode atau alat yang digunakan untuk menentukan struktur atom dan molekul sebuah kristal dengan cara mendifraksikan seberkas sinar-X ke segala arah. Dengan mengukur sudut dan intensitas difraksi sinar ini, kristalografer dapat menghasilkan gambar tiga dimensi mengenai kepadatan elektron di dalam kristal. Dari gambar kepadatan elektron ini, posisi rata-rata atom di dalam kristal dapat ditentukan, serta ikatan kimia yang terkandung dalam atom tersebut, entropi, dan berbagai informasi lainnya.

Karena banyak materi yang bisa membentuk kristal, seperti garam, logam, mineral, semikonduktor, dan sebagainya, kristalografi sinar-X telah menjadi hal yang mendasar dalam pengembangan berbagai bidang ilmu. Pada dekade pertama penggunaannya, metode ini menentukan ukuran atom, panjang dan jenis ikatan kimia, serta perbedaan skala atom pada berbagai materi, terutama mineral dan logam padu. Metode ini juga bisa mengungkapkan struktur dan fungsi dari banyak molekul biologis, termasuk vitamin, obat-obatan, protein, dan asam nukleat seperti DNA. Saat ini, kristalografi sinar-X masih menjadi metode utama untuk menentukan karakteristik struktur atom pada materi baru dan untuk membedakan struktur suatu materi dengan yang lainnya. Struktur kristal sinar-X juga bisa menjelaskan sifat elektronik atau elastis dari suatu materi, menjelaskan interaksi dan proses kimia yang terjadi, dan juga berfungsi sebagai dasar untuk merancang obat-obatan bagi penyakit tertentu.[1][2][3][4]

Referensi

  1. ↑ Bragg WH (1907). "The nature of Röntgen rays". Transactions of the Royal Society of Science of Australia. 31: 94.
  2. ↑ Bragg WH (1908). "The nature of γ- and X-rays". Nature. 77 (1995): 270. Bibcode:1908Natur..77..270B. doi:10.1038/077270a0. See also Bragg, W. H. (1908). "The Nature of the γ and X-Rays". Nature. 78 (2021): 271. Bibcode:1908Natur..78..271B. doi:10.1038/078271a0. Bragg, W. H. (1908). "The Nature of the γ and X-Rays". Nature. 78 (2022): 293. Bibcode:1908Natur..78..293B. doi:10.1038/078293d0. Bragg, W. H. (1908). "The Nature of X-Rays". Nature. 78 (2035): 665. Bibcode:1908Natur..78R.665B. doi:10.1038/078665b0.
  3. ↑ Bragg WH (1910). "The consequences of the corpuscular hypothesis of the γ- and X-rays, and the range of β-rays". Phil. Mag. 20 (117): 385. doi:10.1080/14786441008636917.
  4. ↑ Bragg WH (1912). "On the direct or indirect nature of the ionization by X-rays". Phil. Mag. 23 (136): 647. doi:10.1080/14786440408637253.

Bacaan lanjutan

  • Theo Hahn, ed. (2002). International Tables for Crystallography. Volume A, Space-group Symmetry (Edisi 5). Dordrecht: Kluwer Academic Publishers, for the International Union of Crystallography. ISBN 0-7923-6590-9.
  • Michael G. Rossmann and Eddy Arnold, ed. (2001). International Tables for Crystallography. Volume F, Crystallography of biological molecules. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers, for the International Union of Crystallography. ISBN 0-7923-6857-6.
  • Theo Hahn, ed. (1996). International Tables for Crystallography. Brief Teaching Edition of Volume A, Space-group Symmetry (Edisi 4). Dordrecht: Kluwer Academic Publishers, for the International Union of Crystallography. ISBN 0-7923-4252-6.

Pranala luar

Wikibooks logo
Wikibuku memiliki buku di:
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan