Kamis, 29 Oktober 2026
19:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kril antarktika

Kril antarktika

Bagikan:
Kril antarktika
250px-Antarctic_krill_%28Euphausia_superba%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Malacostraca
Ordo: Euphausiacea
Famili: Euphausiidae
Genus: Euphausia
Spesies:
E. superba
Nama binomial
Euphausia superba
Dana, 1850
Sinonim [1]
  • Euphausia antarctica Sars, 1883
  • Euphausia australis
  • Euphausia glacialis
  • Euphausia murrayi Sars, 1883

Euphausia superba atau kril antarktika adalah spesies kril yang dapat ditemukan di perairan Antarktika. Kril ini merupakan krustasea kecil yang hidup dalam kelompok besar yang kepadatannya dapat mencapai 10.000–30.000 individu per meter kubik.[2] Kril memakan fitoplankton, sehingga menggunakan energi yang didapat fitoplankton dari matahari.[3] Sementara itu, spesies ini merupakan makanan berbagai jenis ikan, burung laut, dan mamalia laut (seperti paus).

Spesies ini panjangnya dapat mencapai 6 sentimeter (2,4 in), massanya 2 gram (0,071 oz), dan dapat hidup selama enam tahun. Spesies ini merupakan spesies yang penting di ekosistem Antarktika, dan, berdasarkan biomassa, merupakan spesies yang paling berlimpah di Bumi (kurang lebih 500 juta ton).[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Volker Siegel (2010). Volker Siegel (ed.). "Euphausia superba Dana, 1850". World Euphausiacea database. World Register of Marine Species. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-05-24. Diakses tanggal Mei 10, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ William M. Hamner, Peggy P. Hamner, Steven W. Strand & Ronald W. Gilmer (1983). "Behavior of Antarctic kril, Euphausia superba: chemoreception, feeding, schooling and molting". Science. 220 (4595): 433–435. Bibcode:1983Sci...220..433H. doi:10.1126/science.220.4595.433. PMID 17831417.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Uwe Kils & Norbert Klages (1979). "Der Krill" [The Krill]. Naturwissenschaftliche Rundschau (dalam bahasa German). 32 (10): 397–402. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2013-09-21.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ Stephen Nicol & Yoshinari Endo (1997). Krill Fisheries of the World. Fisheries Technical Paper 367. Food and Agriculture Organization. ISBN 92-5-104012-5.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan