Rabu, 21 Oktober 2026
10:24 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Kota terbuka

Kota terbuka

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Kota terbuka (disambiguasi).
250px-Manila_declared_open_city.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Manila dideklarasikan menjadi kota terbuka pada Desember 1941 untuk menghindari penghancurannya saat Kekaisaran Jepang menginvasi Persemakmuran Filipina.

Saat perang, dalam peristiwa menjelang penaklukan sebuah kota, struktur pemerintahan/militer dari negara yang menguasai kota tersebut terkadang akan mendeklarasikannya menjadi kota terbuka, yang menyatakan bahwa kota tersebut telah meniadakan seluruh upaya pertahanannya. Tentara yang menyerang dari militer yang berseberangan kemudian akan mengecualikannya dari serangan bom atau serangan lainnya terhadap kota tersebut tetapi hanya melewatinya. Konsep tersebut bertujuan untuk melindungi markah tanah bersejarah dari kota tersebut dan warga-warga sipil yang bermukim dari serangan yang tak diinginkan.

Pasukan penyerang tak selalu menghormati deklarasi "kota terbuka". Pasukan defensi juga akan dipakai sebagai taktik politik.[1] Dalam beberapa kasus, deklarasi dari sebuah kota menjadi "terbuka" dibuat oleh pihak yang kalah atau menyerah; dalam kasus lain, pihak yang membuat deklarasi semacam itu adalah pihak yang masih berkehendak dan mampu bertarung tetapi lebih mementingkan kota tersebut tak terkena dampaknya.

Menurut Protokol I dari Konvensi Jenewa, pihak penyerang dilarang "menyerang tempat-tempat tak terlindungi dalam bentuk apapun".[2]

Contoh

Beberapa kota yang dideklarasikan terbuka pada Perang Dunia II:

Lihat pula

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kota terbuka.

Referensi

  1. ↑ Murphy, Paul I. and Arlington, R. Rene. (1983) La Popessa: The Controversial Biography of Sister Pasqualina, the Most Powerful Woman in Vatican History. New York: Warner Books Inc. ISBN0-446-51258-3, p. 210
  2. ↑ Wikisource link to Protocol I.Wikisource.1977. 
  3. ↑ http://www.krakowpost.com/1531/2009/09
  4. ↑ Veranneman, Jean-Michel (2014). Belgium in the Second World War. Pen and Sword. hlm. 35. ISBN 1783376074.
  5. ↑ de Gaulle, Charles (1968). Ratni memoari: Poziv, 1940–1942 [War Memoirs: Call to Honour, 1940–1942] (dalam bahasa Serbian). Vol. 1. Belgrade/Ljubljana: Prosveta, Državna založba Slovenije. hlm. 53.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. ↑ "Paris Declared Open City As Nazis Reach Suburbs". The Virgin Islands Daily News (2642): 1. 13 Juni 1940.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Petranović, Branko (1987). Istorija Jugoslavije 1918-1978 [History of Yugoslavia 1918-1978]. Belgrade: Nolit. hlm. 184.
  8. ↑ "Manila Declared 'Open City'". Chicago Daily Tribune. C (309): 1. 26 Desember 1941.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Japanese Bombs Fire Open City Of Manila; Civilian Toll Heavy; Invaders Gain In Luzon". The New York Times. XCI (30, 654): 1. 28 Desember 1941.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Chronology and Index of the Second World War, 1938-1945. Royal Institute of International Affairs. 1947. hlm. 112. ISBN 9780887365683.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  11. ↑ "Rome Declared Open City". The Morning Bulletin (24, 926): 1. 16 Agustus 1943.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 Katz, Robert (2007). "An Excerpt from The Battle for Rome: 'Open City'". theboot.it. Diakses tanggal 7 Juli 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ World War II Chronology 1944 Diarsipkan Oktober 2, 2006, di Wayback Machine
  14. ↑ "Hamburg Declared Open City; British Occupy It". The Morning Bulletin (25, 442): 1. 4 Mei 1945.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan