Minggu, 27 September 2026
03:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Korsase

Korsase

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Korsase" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Korsase kuning
Korsase pergelangan tangan
Contoh sebuah korsase. Warna korsase biasanya dipilih agar serasi dengan pakaian.

Korsase[1] adalah karangan bunga kecil yang dikenakan pada gaun wanita atau di pergelangan tangannya untuk acara formal. Mereka biasanya diberikan kepadanya oleh teman kencannya. Saat ini, korsase paling sering terlihat di acara homecoming, prom, dan acara formal serupa.[2]

Di beberapa negara, ornamen serupa dikenakan oleh ibu dan nenek dari kedua mempelai pada upacara pernikahan.[3]

Bunga yang dikenakan pria umumnya disebut bunga kelepak atau boutonnières. Pada acara sekolah seperti pesta dansa, korsase dan boutonnière pada umumnya dikoordinasikan oleh pasangan, menandakan hubungan mereka, dan membedakan mereka dari orang lain.[4] Dalam beberapa kasus, gadis muda dapat mengenakan korsase untuk tarian ayah-anak perempuan, dan sang ayah juga dapat mengenakan boutonnière .[5]

Referensi

  1. ↑ "Kamus Tata Busana" (PDF). Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. 2019. hlm. 62. Diakses tanggal 14 Desember 2025. korsase: n rangkaian bunga kecil, biasanya disematkan di bagian dada atau melekat pada gelang (corsage)
  2. ↑ "Corsage Etiquette To Pin or Not To Pin". Diakses tanggal Mei 10, 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Wedding Glossary Terms Retrieved on April 29, 2009
  4. ↑ "Brief History of Boutonnieres and Corsages". Diakses tanggal Mei 10, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "How to Survive the Father-Daughter Dance | Savvy Daddy". www.savvydaddy.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-01. Diakses tanggal 2017-11-18.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan