Kamis, 22 Oktober 2026
23:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Korps Afrika

Korps Afrika

Pasukan militer Jerman

Bagikan:
Korps Afrika Jerman
Deutsches Afrikakorps
250px-Afrika_Korps_emblem.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Korps Afrika
Aktif21 Februari 1941 – 13 Mei 1943
Negara Jerman Nazi
Cabang Angkatan Darat Jerman
Tipe unitPasukan ekspedisi
PeranPerang di gurun pasir
Perang ekspedisi
Jumlah personelKorps
Juni 1941:
Total 33.500 pria[1]
MarkasTripoli, Libya Italia
Pertempuran
Tokoh
Tokoh berjasaErwin Rommel
Ludwig Crüwell
Wilhelm Ritter von Thoma
Walther Nehring

Korps Afrika atau Korps Jerman Afrika (bahasa Jerman:Deutsches Afrikakorps, DAK listen ⓘ) adalah pasukan ekspedisi Jerman di Afrika selama Kampanye Afrika Utara dalam Perang Dunia II. Pertama kali dikirim sebagai kekuatan penahan untuk menopang pertahanan Italia dari koloni-koloni mereka di Afrika, formasi ini bertempur di Afrika dengan berbagai nama sebutan, dari Maret 1941 hingga penyerahannya pada Mei 1943. Pemimpinnya yang paling terkenal adalah Field Marshal Erwin Rommel, salah satu jenderal favorit Hitler yang ditunjuk sebagai komandan unit pada 11 Februari 1941.[2]

250px-Bundesarchiv_Bild_101I-785-0287-08%2C_Rommel_with_his_aides.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erwin Rommel di Afrika Utara.
330px-Bundesarchiv_Bild_101I-554-0872-35%2C_Tunesien%2C_Panzer_VI_%28Tiger_I%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tank Tiger I dikerahkan untuk melengkapi Korps Afrika yang beroperasi di Tunisia.

Referensi

  1. ↑ Pier Paolo Battistelli. Rommel's Afrika Korps: Tobruk to El Alamein. Osprey Publishing, 2006, p. 82.
  2. ↑ Beevor, Antony (2009). D-Day: The Battle for Normandy. London: Viking. hlm. 405. ISBN 978-0-670-88703-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan