Minggu, 01 November 2026
04:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Operasi Sonnenblume

Operasi Sonnenblume

Bagikan:
330px-WesternDesertBattle_Area1941_en.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta yang menampilkan Gurun Barat

Operasi Sonnenblume (Unternehmen Sonnenblume/Operasi Bunga Matahari) adalah nama yang diberikan kepada serangan pasukan Jerman ke Afrika Utara pada Februari 1941, saat Perang Dunia Kedua. Pasukan Jerman menyerang sisa-sisa pasukan Italia di Libya, setelah Tentara ke-10 Italia dihancurkan oleh serangan-serangan Inggris saat Operasi Compass (9 Desember 1940 – 9 Februari 1941). Unit-unit pertama diberangkatkan dari Napoli ke Afrika dan sampai pada 11 Februari. Pada 14 Februari, unit-unit pertama dari Divisi Afrika Ringan ke-5 (kemudian berganti nama menjadi Divisi Panzer ke-21), [Aufklärungsbataillon] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) 3 (Batalion Rekonansi 3) dan [Panzerjägerabteilung] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) 39 (Detasemen Pemburu Tank 39) datang ke Tripoli, Libya dan dikirim ke garis depan di Sirte.

Catatan

Catatan kaki

Referensi

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Operasi Sonnenblume.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan