Rabu, 21 Oktober 2026
11:54 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Konstanta Foias

Konstanta Foias

Bagikan:
500px-Foias_constant_sequence.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Evolusi dari barisan x n + 1 = ( 1 + 1 / x n ) n {\displaystyle x_{n+1}=\left(1+1/x_{n}\right)^{n}} {\displaystyle x_{n+1}=\left(1+1/x_{n}\right)^{n}} untuk beberapa nilai x 1 {\displaystyle x_{1}} {\displaystyle x_{1}}, di sekitar konstanta Foias. Semuanya mengacu pada dua titik akumulasi, yaitu 1 dan ∞ {\displaystyle \infty } {\displaystyle \infty }. Perhitungan ini menggunakan skala logaritmik.

Dalam analisis matematis, konstanta Foias merupakan bilangan real yang dinamai dari seorang matematikawan bernama Ciprian Foias. Konstanta ini didefinisikan sebagai berikut: Untuk setiap bilangan real x1 > 0, terdapat barisan yang didefinisikan dengan relasi rekurensi.

x n + 1 = ( 1 + 1 x n ) n {\displaystyle x_{n+1}=\left(1+{\frac {1}{x_{n}}}\right)^{n}} {\displaystyle x_{n+1}=\left(1+{\frac {1}{x_{n}}}\right)^{n}}

untuk n = 1, 2, 3, .... Konstanta Foias merupakan pemilihan tunggal α, sehingga jika x1 = α, maka barisannya divergen menuju takhingga. Untuk semua nilai x1 lain, maka barisannya divergen pula, tetapi ia mempunyai dua titik akumulasi: 1 dan takhingga.[1] Secara numerik, konstanta Foias bernilai α = 1,187452351126501....[2] Bentuk tertutup untuk konstanta ini masih belum diketahui.

Ketika x1 = α, maka laju pertumbuhan dari barisan (xn) dinyatakan melalui limit

lim x → ∞ x n log ⁡ n n = 1 , {\displaystyle \lim _{x\to \infty }x_{n}{\frac {\log n}{n}}=1,} {\displaystyle \lim _{x\to \infty }x_{n}{\frac {\log n}{n}}=1,}

dengan log, pada konteks ini, diartikan sebagai logaritma alami.[1]

Lihat pula

Catatan dan referensi

  1. 1 2 Ewing, J. and Foias, C. "An Interesting Serendipitous Real Number." In Finite versus Infinite: Contributions to an Eternal Dilemma (Ed. C. Caluse and G. Păun). London: Springer-Verlag, hlm. 119–126, 2000.
  2. ↑ Sloane, N.J.A. (ed.). "SequenceA085848(Decimal expansion of Foias's Constant)". On-Line Encyclopedia of Integer Sequences. OEIS Foundation.
Cabang
Konsep utama
Konsep lanjutan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan