Senin, 19 Oktober 2026
22:11 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Konsili Firenze

Konsili Firenze

Bagikan:
Keakuratan artikel ini diragukan dan artikel ini perlu diperiksa ulang dengan mencantumkan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Harap pastikan akurasi artikel ini dengan sumber tepercaya. Lihat diskusi mengenai artikel ini di halaman diskusinya. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
40px-Emblem_of_the_Papacy_SE.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari seri Gereja Katolik tentang
Konsili oikumenis
Gambar cetak dari Abad Pembaharuan yang menggambarkan suasana penyelenggaraan Konsili Trento
Gambar Konsili Trento dari era Renaisans
Abad Klasik
(325–451)
Abad Pertengahan Awal
(553–870)
Abad Pertengahan Madya
(1123–1312)
Abad Pertengahan Akhir
(1414–1563)
Zaman Modern
(1869–1965)
icon PortalKatolik
250px-Cappella_dei_magi%2C_giovanni_viii_paleologo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yohanes VIII Palaiologos sedang dalam perjalanan menuju Firenze, karya Pisanello (1438)

Konsili Firenze adalah sebuah konsili yang ada dalam Gereja Katolik Roma.[1] Konsili ini diadakan di Firenze pada tahun 1438 sampai tahun 1445.[1] Dalam gereja Katolik, konsili ini merupakan konsili oikumenis yang ke-16 dan ke-17.[1][2] Hal ini tergantung dari dihitung atau tidaknya Konsili Basel sebagai konsili oikumenis.[1] Konsili ini diadakan di tiga kota yaitu Ferrara (1438-1439), Firenze (1439-1443), dan Roma (1443-1445).[1][butuh sumber yang lebih baik] Konsili ini bermaksud untuk mengusahakan penyatuan kembali dengan Gereja Timur.[1] Gereja Timur meminta bantuan Gereja Barat dalam melawan serangan Turki atas kota Konstantinopel.[1] Konsili pertama di Ferrara dibuka atas permintaan Gereja Timur oleh Paus Eugenius IV.[1] Dalam konsili ini hadir orang-orang terkemuka seperti kaisar Yunani, Yohanes VIII Palaeologus, dan Yusuf, Patriark Konstantinopel.[1] Konsili membahas pokok-pokok hambatan penyatuan kembali kedua gereja diantaranya tentang keluarnya Roh Kudus dari Bapa dan Anak, pemakaian roti tidak beragi pada Ekaristi, api penyucian, dan supremasi Paus.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 F.D. Wellem. 2009, Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 235.
  2. ↑ Norman P. Tanner. 2003, Konsili-konsili Gereja - Sebuah Sejarah Singkat. Yogyakarta: Kanisius.
Tujuh konsili
oikumenis pertama
120px-Nicaea_icon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diakui oleh
Gereja Katolik
Sebagian diakui oleh
Gereja Ortodoks Timur
Diakui oleh
Gereja Ortodoks Oriental
Diakui oleh
Gereja dari Timur
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan