Kamis, 29 Oktober 2026
10:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kong Fuk Miau

Kong Fuk Miau

bangunan kuil di Indonesia

Bagikan:
250px-Chinese_Temple_and_Mosque.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil Kong Fuk Miau dan Masjid Jami Muntok.

Kong Fuk Miau (Hanzi: 廣福廟, Romanisasi Hakka: Kóng-fuk-meu/Kóng-fuk-miau, pinyin: Guang Fu Miao)adalah sebuah kelenteng bercorak Taois-Konfusianis yang terletak di Kampung Tanjung, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.[1][2]

Kong Fuk Miau berawal dari sebuah kuil yang didirikan sekitar tahun 1800 oleh gabungan imigran Tionghoa asal Provinsi Guangdong dan Fujian yang kemudian menamai tempat ibadah itu menjadi "Kuil Orang Guangdong dan Fujian".[1] Kuil Kong Fuk Miau dijadikan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi (cagar budaya) Kota Mentok.[1]

Simbol kerukunan suku bangsa dan agama

Kong Fuk Miau berdampingan dengan Masjid Jami, sebuah pemandangan langka dimana tempat ibadah warga Tionghoa berdiri berdekatan dengan tempat ibadah umat Muslim.[1] Kedua bangunan ini terletak di dekat terminal bus Kota Muntok.

Majid Jamik yang didirikan sekitar 80 tahun kemudian (tahun 1883) bersama kuil ini telah menjadi simbol kerukunan antar suku dan agama di Kepulauan Bangka-Belitung sejak abad ke-19.[3][4] Pembangunan Masjid Jami dilakukan secara gotong royong oleh warga Tionghoa dan Melayu, antara lain diperlihatkan dengan sumbangan dari pihak kuil berupa tiang penyangga untuk masjid.[5]

Dalam berbagai festival Tionghoa maupun Melayu, warga dari beragam suku pun saling bersilaturahmi dan ikut meramaikan.[6] Festival-festival besar yang diadakan di Kong Fuk Miau antara lain, Imlek, Cap Go Meh dan Sembahyang Rebut.[5][6][7]

Referensi

  1. 1 2 3 4 (Indonesia) Muntok, Teladan Kerukunan Beragama, kompas.com. 04-03-2017
  2. ↑ (Indonesia) Belajar toleransi beragama di Bangka Barat, antaranews.com. 04-03-2017
  3. ↑ (Indonesia) Menikmati Keindahan Kota Muntok dari Masjid Jami, otomania.com. 04-03-2017
  4. ↑ (Indonesia) Mereka Belajar Dari Kita Diarsipkan 2017-03-04 di Wayback Machine, ebahana.com. 04-03-2017
  5. 1 2 (Indonesia) Bersebelahan, Masjid dan Kelenteng Ini Jadi Simbol Toleransi Kota Muntok, travel.kompas.com. 04-03-2017
  6. 1 2 (Indonesia) Warga Padati Kelenteng Kong Fuk Miau, bangka.tribunnews.com. 04-03-2017
  7. ↑ (Indonesia) Kelenteng Kong Fuk Miau Sembahyang Rebut 28 Agustus, bangka.tribunnews.com. 04-03-2017

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan