Minggu, 01 November 2026
03:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Konflik Lebanon 2007

Konflik Lebanon 2007

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Konflik Lebanon 2007
Bagian dari Perang melawan Terorisme
330px-Nahr_al_Bared_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bombardir Nahr al-Bared
Tanggal20 Mei – 7 September 2007
Lokasi
Pertempuran: Nahr al-Bared, Tripoli, Ain al-Hilweh
Pengeboman: Beirut, Aley, Zouk Mosbeh
Serangan terhadap UNIFIL: Khiyam
Hasil Kemenangan Lebanon
Pihak yang terlibat

 Lebanon

Fatah al-Islam
Jund al-Sham
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Lebanon Michel Suleiman
Lebanon Francois al-Hajj
Shaker al-Abssi
Abu Youssef Sharqieh (POW)
Abu Hureira †
Kekuatan
4.000+ Tentara 450 militan Fatah
50 militan Jund
Pengebom al-Qaeda
Korban jiwa dan kerugian
Jumlah korban utara:
168 tewas
400-500 terluka
Jumlah korban selatan:
2 tewas, 6 terluka
Jumlah korban Fatah al-Islam:
226 tewas, 218 ditangkap (klaim Lebanon)
Jumlah korban Jund al-Sham:
5 tewas
Pengebom: 7 tewas, 18 ditangkap

Jumlah korban penduduk:
52 tewas dalam pertempuran
12 tewas dalam pengeboman

Palang Merah Internasional:
2 tewas
UNIFIL:
6 tentara tewas, 2 terluka
Sumber korban jiwa: [1]

Konflik Lebanon 2007 dimulai ketika pertempuran pecah antara Fatah al-Islam, organisasi militan Islam, melawan Lebanon pada tanggal 20 Mei 2007 di Nahr al-Bared, kemah pengungsi Palestina dekat kota Tripoli. Konflik ini kebanyakan terjadi pada pengepungan Nahr el-Bared, tetapi pertempuran kecil juga terjadi di kemah pengungsi Ain al-Hilweh di Lebanon selatan dan beberapa pengeboman terorisme terjadi di dalam dan disekitar ibu kota Lebanon, Beirut. Pertempuran berlanjut hingga awal September dan Lebanon menyatakan menang pada 7 September.

Catatan kaki

Lihat pula

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai 2007 Lebanon conflict.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan