Jumat, 30 Oktober 2026
21:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Konfederasi Bar

Konfederasi Bar

Bagikan:
Perang Konfederasi Bar
Bagian dari 330px-Artur_Grottger_Modlitwa_konfederat%C3%B3w_barskich.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal1768–1772
Lokasi
Hasil

Kemenangan Rusia:

Pihak yang terlibat
 Kekaisaran Rusia Polandia Konfederasi Bar
 Kerajaan Prancis
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Rusia Alexander Suvorov
Rusia Ivan Karpovich Elmpt
Polandia Karol Radziwiłł
Polandia Casimir Pulaski
Polandia Michał Jan Pac
Polandia Maurice Benyovszky
Kerajaan Prancis Charles François Dumouriez
Kekuatan
Lanckorona: 4.000 pasukan Lanckorona: 1.300 pasukan; 18 meriam
Jumlah: 100.000[1]
Korban jiwa dan kerugian
Tidak diketahui Berat

Konfederasi Bar (bahasa Polandia:Konfederacja barska; 1768–1772) adalah perkumpulan bangsawan (szlachta) Polandia yang dibentuk di benteng Bar di Podolia pada tahun 1768 untuk mempertahankan kemerdekaan Persemakmuran Polandia-Lituania dari Rusia. Konfederasi ini juga berupaya melawan Raja Stanisław II Augustus dan tokoh-tokoh reformasi Polandia lainnya yang ingin membatasi kekuasaan bangsawan kaya di Persemakmuran. Para pendiri Konfederasi Bar adalah bangsawan Adam Krasiński, Uskup Kamenets, Karol Stanisław Radziwiłł, Kazimierz Pułaski, Moritz Benyowszki dan Michał Krasiński. Akibat pendirian konfederasi ini, dimulailah perang saudara yang berujung pada Pemisahan Polandia Pertama.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Dominic Lieven. The Cambridge History of Russia: Volume 2, Imperial Russia, 1689-1917. Cambridge University Press. 2006. hlm. 171.
  2. ↑ "Confederation of Bar". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 2010-04-29. Its activities precipitated a civil war, foreign intervention, and the First Partition of Poland.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan