Senin, 28 September 2026
17:39 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Komisi Warren

Komisi Warren

250px-Warren_commission_cover.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampul laporan akhir

Komisi Kepresidenan Bidang Pembunuhan Presiden Kennedy, dikenal secara tidak resmi dengan nama Komisi Warren, dibentuk oleh Presiden Lyndon B. Johnson pada tanggal 29 November 1963[1] untuk menyelidiki pembunuhan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy yang terjadi pada tanggal 22 November 1963.[2] Kongres A.S. mengesahkan Resolusi Bersama Senat No. 137 yang mengizinkan Komisi Kepresidenan untuk membuat laporan penyelidikan pembunuhan Presiden John F. Kennedy dan meminta kesaksian saksi mata serta mengumpulkan bukti terkait peristiwa di Dallas, Texas, tanggal 22 November 1963.[3] Laporan akhir setebal 888 halaman diserahkan kepada Presiden Johnson pada tanggal 24 September 1964[4] dan dirilis ke publik tiga hari kemudian.[5] Laporan tersebut menyimpulkan bahwa Presiden Kennedy dibunuh oleh Lee Harvey Oswald dan Oswald bertindak tanpa bantuan siapapun.[6] Laporan ini juga menyimpulkan bahwa Jack Ruby membunuh Oswald dua hari kemudian tanpa bantuan siapapun.[7] Temuan Komisi Warren dinilai kontroversial dan dibantah sekaligus diperkuat oleh berbagai penelitian.

Nama tak resmi Komisi Warren berasal dari nama ketuanya, Ketua Mahkamah Agung Earl Warren.[8] Menurut transkrip percakapan telepon Presiden Johnson, sejumlah pejabat tinggi menolak pembentukan komisi ini dan beberapa anggota komisi bekerja karena terpaksa.[9] Salah satu keluhan utama mereka adalah komisi ini akan memperparah kontroversi alih-alih menghasilkan kesepkatan. Kekhawatiran mereka terbukti benar di masa depan.[9]

Anggota

Komite
Penasihat umum

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Peters,Gerhard; Woolley, John T. "Lyndon B. Johnson: "Executive Order 11130 - Appointing a Commission To Report Upon the Assassination of President John F. Kennedy," November 29, 1963". The American Presidency Project. University of California - Santa Barbara. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-04. Diakses tanggal 2016-07-21.
  2. ↑ Baluch, Jerry T. (November 30, 1963). "Warren Heads into Assassination". Pittsburgh Post-Gazette. Associated Press. hlm. 1.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Joint resolution authorizing the Commission established to report on the assassination of President John F. Kennedy to compel the attendance and testimony of witnesses and the production of evidence - P.L. 88-202" (PDF). 77 Stat. 362. U.S. Government Printing Office. Desember 13, 1963.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Mohr, Charles (September 25, 1964). "Johnson Gets Assassination Report". The New York Times. hlm. 1.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Roberts, Chalmers M. (September 28, 1964). "Warren Report Says Oswald Acted Alone; Raps FBI, Secret Service". The Washington Post. hlm. A1.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Lewis, Anthony (September 28, 1964). "Warren Commission Finds Oswald Guilty and Says Assassin and Ruby Acted Alone". The New York Times. hlm. 1.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Pomfret, John D. (September 28, 1964). "Commission Says Ruby Acted Alone in Slaying". The New York Times. hlm. 17.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Morris, John D. (November 30, 1963). "Johnson Names a 7-Man Panel to Investigate Assassination; Chief Warren Heads It". The New York Times. hlm. 1.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 Beschloss, Michael R. (1997). "Taking charge: the Johnson White House tapes, 1963-1964". New York: Simon & Schuster.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Warren Commission.
Pembunuhan
Dampak
Pemakaman
Penyelidikan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan