Kamis, 22 Oktober 2026
19:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Kodeks Purpureus

Kodeks Purpureus

Bagikan:
250px-RossanoGospelsFolio007vGoodSamaritan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman dari Codex Purpureus Rossanensis
250px-Wulfila_bibel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satu halaman dari Codex Argenteus (abad ke-6 M), dengan tinta perak dan emas di atas perkamen ungu

Codex Purpureus (bahasa Inggris:Purple parchment atau Purple vellum) adalah naskah-naskah yang ditulis di atas lembaran perkamen (sebenarnya selalu digunakan lembaran vellum, yaitu kualitas lebih tinggi) yang diwarnai ungu. Suatu ketika penggunaannya hanya dibatasi untuk Kaisar-kaisar Romawi dan Bizantin, meskipun dalam suratnya tahun 384 Hieronimus (Jerome) "mengecam dengan pedas wanita-wanita Kristen kaya yang buku-bukunya ditulis dengan tinta emas pada lembaran vellum ungu, dan berhiaskan batu-batu permata...".[1] Huruf-hurufnya dapat ditulis dalam tinta emas atau perak. Kemudian, praktik ini muncul kembali terutama untuk pembuatan sejumlah "naskah berhiaskan lukisan" (illuminated manuscript) yang agung untuk Kaisar-kaisar dalam seni Karolingian dan Utsmaniyah (Ottoman), atau di Inggris pada zaman Anglo-Saxon, maupun di tempat-tempat lain. Beberapa hanya menggunakan perkamen ungu untuk bagian-bagian tertentu pada suatu karya; Stockholm Codex Aureus yang dibuat pada abad ke-8 dengan budaya Anglo-Saxon menggunakan bergantian halaman-halaman yang diwarnai ungu dengan yang tidak diwarnai.

Contoh

Naskah-naskah Uncial Ungu (Purple Uncials) atau Kodeks-kodeks Ungu (Purple Codices) merupakan kelompok naskah yang terkenal, semuanya merupakan naskah Alkitab Kristen bagian Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani:

Ada dua naskah Perjanjian Baru bahasa Yunani berwarna ungu, digolongkan sebagai naskah minuscule:

Ada pula lectionary dari abad ke-9:

Enam perkamen ungu lainnya (a, b, e, f, i, j), juga naskah-naskah Perjanjian Baru dalam bahasa Latin dan disimpan di: Brescia, Naples, Sarezzano dan Trent. Tiga di antaranya memuat teks Vetus Latina.

Ada pula satu kodeks ungu Alkitab bahasa Goth — Codex Argenteus (illuminated - "bergambar")

Ditemukan naskah ungu yang memuat bagian dari Septuaginta:

Naskah-naskah berlukisan lain termasuk:

Contoh-contoh dari budaya Anglo-Saxon termasuk kitab-kitab Injil abad ke-7 yang dipesan oleh Saint Wilfrid, tetapi sekarang hilang.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Needham, 21

Pustaka tambahan

  • Needham, Paul (1979). Twelve Centuries of Bookbindings 400–1600. Pierpoint Morgan Library/Oxford University Press. ISBN 978-0-192-11580-5.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan