Minggu, 11 Oktober 2026
18:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Kode laut Jepang

Bagikan:

Kerentanan Kode Laut Jepang dan sandi sangat penting untuk berperang dalam Perang Dunia II, dan memiliki pengaruh penting dalam hubungan luar negeri antara Jepang dan Barat pada tahun-tahun menjelang perang. Setiap kode Jepang akhirnya terpecahkan, dan informasi intelijen yang terkumpul membantu pemenangan operasi-operasi seperti penyergapan US Navy atas Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di Pertempuran Midway (JN-25b) dan penembakan pesawat yang ditumpangi Laksamana Isoroku Yamamoto dalam Operasi Vengeance.

Istilah Imperial Japanese Navy (IJN) menggunakan banyak kode dan sandi. Seluruh sistem kripto tersebut dikenal secara berbeda oleh organisasi yang berbeda; berikut ini yang diberikan oleh operasi kriptanalitik Barat.

Kode Merah

Ini adalah sistem buku kode yang digunakan dalam Perang Dunia I dan sesudahnya. Dinamai demikian karena salinan buku yang dimiliki Amerika bersampul merah. Sebaiknya tidak dikacaukan dengan RED cipher yang digunakan oleh Korps Diplomatik.

Kode ini terdiri dari 2 buku. Buku pertama tentang kode itu sendiri, berikutnya tentang sandi tambahan yang diaplikasikan untuk kode-kode sebelum transmisi, dengan titik berangkat untuk yang kedua terikat dengan pesan yang disiarkan. Salinan buku kode ini disediakan dalam Operasi Kantong Hitam di dalam koper atase Angkatan Laut Jepang pada tahun 1923; setelah tiga tahun bekerja Agnes Driscoll bisa memecah porsi tambahan dari setiap code.[1][2][3]

Referensi

  1. ↑ Sterling, Christopher H. (2007). Military Communications: From Ancient Times to the 21st Century. ABC-CLIO. hlm. 126–127. ISBN 978-1-85109-732-6. Diakses tanggal 2009-05-01.
  2. ↑ "Red Code". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-05-08. Diakses tanggal 2009-05-01.
  3. ↑ Budiansky, Stephen (2000). Battle of wits: The Complete Story of Codebreaking in World War II. Simon and Schuster. hlm. 5.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan