Selasa, 20 Oktober 2026
03:34 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin

Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin

komando daerah militer di Indonesia

Bagikan:
Untuk pengertian lain, lihat Hasanuddin (disambiguasi).
Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin
250px-Lambang_Kodam_Hasanuddin.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Kodam XIV/Hasanuddin
Aktif1 Juni 1957 (1957-06-01)
NegaraIndonesia Indonesia
Tipe unitKomando Daerah Militer
Bagian dariTNI Angkatan Darat
MarkasMakassar, Sulawesi Selatan
MotoSetia Hingga Akhir
Baret HIJAU 
HimneMars Hasanuddin
Situs webkodam14hasanuddin-tniad.mil.id
Tokoh
Panglima Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko
Kepala Staf Brigadir Jenderal TNI Ayi Lesmana
Inspektur Brigadir Jenderal TNI Aulia Fahmi Dalimunthe
Kepala Kelompok Staf Ahli Brigadir Jenderal TNI Abdul Hanis

Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin (disingkat Kodam XIV/HSN) merupakan Komando kewilayahan pertahanan militer yang meliputi provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Markas Komando berada di Jl. Urip Sumoharjo KM. 7 Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Sejarah

Pembentukan Teritorium Indonesia Timur

Pada tanggal 20 Juni 1950 dibentuk tujuh Teritorium diseluruh Indonesia. Teritorium VII yang berkedudukan di Makassar, di bawah Panglima Letkol Cpm Ahmad Yunus Mokoginta, Instruksi Teritorium itu tertuang dalam Surat Penetapan KSAD Nomor: 83/KSAD/PNT/1950.[1] Nama Teritorium itu kemudian diubah lagi menjadi Tentara Teritorium (TT) pada bulan Agustus 1950. Komando Tentara Teritorium VII/Indonesia Timur yang berkedudukan di Makassar, di bawah Panglima Kolonel Inf. Alex Kawilarang. Tugas utama adalah menghancurkan gerombolan Republik Maluku Selatan (RMS) di bawah pimpinan Dr. Soumokil di Maluku.

Pembentukan Kodam-kodam di Indonesia Timur

Sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden dan Menteri Pertahanan tentang Peleburan dua Komando, maka KSAD mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: KPTS-288/5/1957, tanggal 27 Mei 1957 tentang perubahan dari Resimen Infanteri menjadi Komando Daerah Militer (KDM) di Wilayah Indonesia Timur

Peresmian terbentuknya Komando Daerah Militer Sulawesi Selatan dan Tenggara dilaksanakan dalam suatu upacara militer pada tanggal 1 Juni 1957 di Lapangan Hasanuddin Makassar, dengan Letkol Inf. Andi Mattalatta sebagai Komandan KDM-SST dan Mayor Cpm Haeruddin Tasning sebagai Kepala Staf KDM-SST oleh inspektur upacara KSAD Mayjen TNI Abdul Haris Nasution.

Berdasarkan Radiogram KSAD Nomor: R/180/1957, tanggal 19 September 1957 sebutan Komandan KDM-SST diubah menjadi Panglima KDM-SST sebagai Komando utama berada di bawah langsung KSAD dan di bawah pengomandoan taktis Wakil KSAD (Deputi) yang berkedudukan di Makassar, KDM-SST mengemban tugas pokok untuk Pemulihan Keamanan dan Pembinaan Teritorial, Penyusunan Eselon-eselon staf, dinas, jawatan, kesatuan/kesenjataan, pendidikan teknis militer terhadap kader-kader prajurit.

Penggabungan Kodam

Reorganisasi di jajaran ABRI termasuk di lingkungan TNI Angkatan Darat dilakukan pada pertengahan Dasawarsa 1980-an. Proses penyempurnaan yang menuju ke arah modernisasi Angkatan Darat ini secara esensial bertujuan memantapkan kekuatan militer yang efektif dan efisien serta mampu mengemban tugas pokok militer.

Bertitik tolak dari pandangan ini, Pada tanggal 12 Februari 1985 mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: Skep/131/II/1985 tentang penggabungan Kodam XIII/Merdeka dan Kodam XIV/Hasanuddin menjadi Kodam VII/Wirabuana yang meliputi seluruh wilayah Pulau Sulawesi.

Mengaktifkan Kembali Kodam XIII/Merdeka

Peresmian Kodam XIII/Merdeka berdasarkan Nomor Keputusan 33 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Pengesahan Kodam XIII/Merdeka berikut satuan jajarannya.

Penataan satuan di jajaran Kodam XIII/Merdeka merupakan Alih Kodal dari Kodam VII/Wirabuana yang satuannya meliputi Korem 131/Santiago, Korem 132/Tadulako, Brigif 22 Ota Manasa, Yon Armed 19/105 Bogani, Kikav 10/Manguni Setia Cakti, dan Denzipur 4/Yudha Karya Nyata.[2]

Perubahan Nama Satuan

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono memimpin upacara peresmian perubahan nama Kodam VII/Wirabuana menjadi Kodam XIV/Hasanuddin di Lapangan Karebosi Makassar, pada tanggal 12 April 2017. Perubahan nama Kodam VII/Wirabuana menjadi Kodam XIV/Hasanuddin ini merupakan bagian dari program penataan organisasi TNI AD sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) 2015—2019 untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan tugas, peran dan fungsinya dalam menegakkan kedaulatan negara dan menjaga keutuhan wilayah NKRI.[3]

Pada tanggal 10 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto meresmikan enam Komando Daerah Militer baru di Batujajar, Jawa Barat. Sulawesi Barat yang sebelumnya termasuk dalam wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, kini berpisah dan bergabung dengan Satuan baru Kodam XXIII/Palaka Wira. Saat ini, Kodam XIV/Hasanuddin meliputi wilayah provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Panglima

Saat ini, Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin oleh seorang Panglima Kodam (Pangdam) yang berpangkat Mayor Jenderal. Saat ini jabatan Pangdam diduduki oleh Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Satuan

Satuan Wilayah

Satuan Tempur dan Bantuan Tempur

  • Brigif TP 29/Mekongga

Satuan Pendidikan

  • Resimen Induk Kodam XIV/Hasanuddin
  • Sekolah Calon Tamtama
  • Sekolah Calon Bintara
  • Depo Pendidikan Latihan Tempur
  • Depo Pendidikan Kejuruan
  • Depo Pendidikan Bela Negara

Galeri

  • Logo Kodam VII/Wirabuana (1985–2017)
    Logo Kodam VII/Wirabuana (1985–2017)
  • Logo Kodam XIV/Hasanuddin (1957—1985), (2017—Sekarang)
    Logo Kodam XIV/Hasanuddin (1957—1985), (2017—Sekarang)

Referensi

Pranala luar

Staf
Pimpinan
Pembantu Pimpinan
Pelayanan
120px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komando Utama Pembinaan
Komando Utama Operasi
    • Kotama Ops
Komando Pembinaan Doktrin,Pendidikan dan Latihan
Badan Pelaksana Pusat
Pusat
Direktorat
Dinas Militer
Pendidikan
Ikon rintisan

Artikel bertopik Tentara Nasional Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan