Selasa, 27 Oktober 2026
11:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Koana

Koana

Bagikan:
Koana
330px-Gray855.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dinding lateral rongga hidung
250px-Gray1028.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembedahan otot tulang palatina dari belakang. (Koana tampak di tengah atas)
Rincian
Pengidentifikasi
Bahasa Latinchoana, apertura nasalis posterior
TA98A02.1.00.096
TA2501
FMA76585
Daftar istilah anatomi

Koana atau lubang hidung internal adalah dua bukaan yang ditemukan di bagian belakang saluran hidung di antara rongga hidung dan faring, pada manusia dan mamalia lainnya (begitu juga pada buaya dan kebanyakan mengkarung). Koana menjadi salah satu sinapomorfi paling penting Tetrapodomorpha, yang memungkinkan peralihan dari hidup di air ke hidup di darat.[1]

Pada hewan dengan palatina sekunder, koana memungkinkan pernapasan dengan mulut tertutup.[2] Pada tetrapoda tanpa palatina sekunder, tujuan mereka berkaitan dengan penciuman.

Kedua koana dipisahkan oleh vomer.

Referensi

  1. ↑ Clack, Jennifer (2012). Gaining Ground: The Origin and Evolution of Tetrapods. Indiana University Press. hlm. 74. ISBN 978-0-253-35675-8. Diakses tanggal 5 Agustus 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Janvier, Philippe (2004) "Wandering nostrils". Nature, 432 (7013): 23–24. DOI:10.1038/432023a
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan