Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional. |
| Data klinis | |
|---|---|
| Pengucapan | /kləˈpɪdəɡrɛl,kloʊ-/[1] |
| Nama dagang | Artepid, Clotix, CPG, Simclovix, Plavix, Vaclo, dll[2] |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a601040 |
| License data |
|
| Kategori kehamilan | |
| Rute pemberian | Oral |
| Kelas obat | Thienopyridine, antiplatelet[4] |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | >50% |
| Pengikatan protein | 94–98% |
| Metabolisme | Hati |
| Onset aksi | 2 hours[4] |
| Waktu paruh eliminasi | 7–8 jam (metabolit tidak aktif) |
| Durasi aksi | 5 days[4] |
| Ekskresi | 50% (ginjal) 46% (empedu) |
| Pengenal | |
| |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.127.841 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C16H16ClNO2S |
| Massa molar | 321,82 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| |
| |
| (verify) | |
Klopidogrel (Clopidogrel), adalah obat antiplatelet yang digunakan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan strok pada individu yang berisiko tinggi.[4] Klopidogrel juga digunakan secara kombinasi dengan aspirin pada serangan jantung dan pasca pemasangan stent arteri koroner (terapi antiplatelet ganda).[4] Rute pemberian obat ini melalui oral.[4] Efek terapi akan muncul kurang lebih 2 jam dan akan berlangsung selama 5 hari.[4]
Kejadian efek samping yang umum dalam penggunaan obat ini seperti sakit kepala, rasa mual, mudah memar, gatal-gatal, dan muncul rasa mulas.[4] Efek samping yang parah dalam penggunaan obat ini bisa muncul perdarahan dan purpura trombositopenik trombotik.[4] Penggunaan obat ini untuk ibu hamil tidak membahayakan tetapi, belum ada penelitian yang lebih lanjut.[3] Clopidogrel masuk dalam golongan antiplatelet kelas tienopiridina.[4] Mekanisme kerja obat clopidogrel dengan menghambat reseptor yang disebut P2Y12 pada trombosit secara permanen.[4]
Obat ini dipatenkan secara resmi di tahun 1982, dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1997.[5][6] Klopidogrel masuk kedalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[7]
Referensi
- ↑ "Clopidogrel". Lexico Dictionaries. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 26 Oktober 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Clopidogrel International brand names". Drugs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2017. Diakses tanggal 1 April 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Clopidogrel (Plavix) Use During Pregnancy". Drugs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Desember 2016. Diakses tanggal 14 Desember 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Clopidogrel Bisulfate". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Desember 2016. Diakses tanggal 8 Desember 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Plavix- clopidogrel bisulfate tablet, film coated". DailyMed. Bristol-Myers Squibb/Sanofi Pharmaceuticals Partnership. 17 Mei 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Agustus 2020. Diakses tanggal 26 Desember 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Fischer, Janos; Ganellin, C. Robin (2006). Analogue-based Drug Discovery. John Wiley & Sons. hlm. 453. ISBN 9783527607495. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-12-20.
- ↑ World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.