Selasa, 29 September 2026
19:51 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Klein-Venedig

Klein-Venedig

Bagikan:
Venesia Kecil
Klein-Venedig
1528–1546
Lambang Klein-Venedig
Lambang
250px-Klein-Venedig_Locator.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Klein-Venedig
  Wilayah yang dikuasai penuh oleh Keluarga Welser dalam hijau tua
  Ekspedisi yang diizinkan oleh Kekaisaran Spanyol dalam hijau muda
StatusKoloni
Ibu kotaSanta Ana de Coro
Bahasa umumJerman
Sejarah 
• Didirikan
1528
• Dibubarkan
1546
Sekarang bagian dari Venezuela

Klein-Venedig ("Venesia Kecil") adalah sebuah koloni yang pernah berdiri di wilayah Venezuela dari tahun 1528 hingga 1546. Hak untuk mendirikan koloni didapat oleh keluarga bankir Welser dari Kota Kekaisaran Bebas Augsburg sebagai ganti atas utang Raja Carlos I dari Spanyol (atau Kaisar Romawi Suci Karl V). Motivasi utama mereka adalah untuk mencari kota emas legendaris El Dorado. Upaya pembentukan koloni pertama dipimpin oleh Ambrosius Ehinger yang mendirikan kota Maracaibo pada tahun 1529. Setelah kematian Ehinger (1533), penjelajahan wilayah pedalaman diteruskan oleh penggantinya, Georg von Speyer. Namun, ia mundur dari jabatannya sebagia gubernur pada tahun 1839, dan lalu ia digantikan oleh Philipp von Hutten. Von Hutten meneruskan penjelajahan di wilayah pedalaman, tetapi saat ia sedang tidak berada di ibu kota, Spanyol mengklaim kembali hak untuk mengangkat gubernur. Sekembalinya Hutten di ibu kota Klein-Venedig di Santa Ana de Coro pada tahun 1546, Gubernur Spanyol Juan de Carvajal memerintahkan agar von Hutten dan Bartholomeus VI. Welser dihukum mati. Hak keluarga Welser lalu dicabut oleh Raja Carlos I.

Pada masa berdirinya koloni ini, keluarga Welser mengirim para penambang Jerman dan juga 4.000 budak Afrika sebagai budak di perkebunan gula. Banyak pendatang Jerman yang meninggal akibat penyakit tropis atau serangan penduduk asli ketika mereka masuk ke pedalaman untuk mencari emas.

Bacaan lanjut

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Klein-Venedig (Venezuela).


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan