Selasa, 29 September 2026
21:54 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Klan Soga

Bagikan:
Ini adalah nama Jepang, nama keluarganya adalah "Soga".
Klan Soga
蘇我氏
GelarBeragam
Pemimpin terakhirSoga no Emishi
Pembubaran645
Berkuasa hingga645, Peristiwa Isshi

Klan Soga (蘇我氏, Soga uji) adalah salah satu klan yang paling kuat dari zaman Asuka - masa pemerintahan Yamato - dan berperan penting dalam penyebaran agama Buddha. Pada abad ke-5 dan ke-7, Soga memonopoli kabane atau peringkat turun-temurun dari Omi dan ini merupakan kali pertama banyak keluarga memiliki kesempatan untuk mendominasi Istana Kekaisaran Jepang dengan memengaruhi susunan suksesi dan kebijakan pemerintah.

Soga no Iname

Soga no Iname menjabat sebagai Menteri Besar dari tahun 536 sampai kematiannya pada tahun 570, dan merupakan kali pertama dari klan Soga untuk menjalankan dominasi oleh kaum bangsawan. Salah satu cara utama ia memberikan pengaruh adalah melalui hubungan perkawinan dengan keluarga kekaisaran; Iname menikahkan dua putrinya dengan Kaisar Kimmei, dan memberikan satu keturunan, yaitu Kaisar Yomei. Lima kaisar berikutnya, semua memiliki istri atau ibu yang merupakan keturunan dari Iname.[1] Dengan cara ini Klan Saga dapat membangun dan memperkuat negara dengan memperluas kekuasaan Kaisar, sebagai simbol pemimpin keagamaan.[butuh rujukan]

Hubungan dengan Buddhisme dan Korea

Klan Soga memiliki banyak hubungan dengan orang asing, termasuk Korea dan Tiongkok. Mereka menerapkan Buddhisme dan model pemerintahan budaya berdasarkan Konfusianisme Tiongkok.[2] Nama-nama dari klan Soga merupakan leluhur dari Iname, yaitu Soga no Koma dan Soga no Karako yang mengadaptasi bentuk tulisan Tiongkok dari negara bagian Goguryeo dan Konfederasi Gaya (Kara), masing-masing, dari Semenanjung Korea.[butuh rujukan]

Keluarga Soga sangat yakin bahwa orang yang menekuni dan percaya pada agama Buddha dan terus aktif menyebarkannya, akan mendapatkan gambaran suci Buddha dalam Kuil Shinto. Soga no Iname menyatakan bahwa agama Budha membawakan suatu bentuk pemerintahan baru yang akan menumbangkan kemerdekaan klan, dan menyatukan bangsa di bawah perintah Kaisar. Setelah lima puluh tahun perang ideologi, agama Buddha akhirnya dibela dan dilindungi oleh Soga, dan mulai menetap di Jepang.[butuh rujukan]

Ketegasan politik dan tanggapan

Pada tahun 644, para kepala Soga tidak lagi puas untuk bertindak di balik layar. Soga no Emishi dan putranya Soga no Iruka mulai membangun istana yang rumit dan makam untuk diri mereka sendiri.[butuh rujukan]

Warisan

Pada tahun 2005, sisa-sisa bangunan yang diyakini merupakan peninggalan dari Soga no Iruka ditemukan di Nara. Penemuan ini tampaknya sesuai dengan beberapa keterangan yang ditemukan di Nihon Shoki.[3]

Referensi

  1. ↑ Soga family tree, Japanese Wikipedia.
  2. ↑ http://countrystudies.us/japan/6.htm
  3. ↑ "Soga no Iruka house believed found," Japan Times Weekly, 14 November 2005; retrieved 2013-2-29.
  • Sansom, George (1958). A History of Japan to 1334' Stanford, California: Stanford University Press.
  • Hall, John Whitney, et al. (1993). The Cambridge History of Japan: Volume 1 Ancient Japan. Cambridge University Press. ISBN 0-521-22352-0.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan