Kamis, 24 September 2026
11:21 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Kippumjo

Kippumjo
Josŏn-gŭl
Hanja
기쁨
Alih AksaraGippeumjo
McCune–ReischauerKippŭmjo

Kippumjo atau Gippeumjo (juga diterjemahkan menjadi Kelompok Kesenangan, Regu Kesenangan, Brigade Kesenangan, atau Divisi Kebahagiaan) adalah sebuah tuduhan pengumpulan kelompok dari sekitar 2,000 wanita dan gadis yang diadakan oleh kepala negara Korea Utara untuk keperluan menyediakan kesenangan, terutama dalam hal seksual, dan hiburan untuk para pejabat Partai Buruh Korea dan keluarga mereka, serta secara khusus para tamu istimewa.

Surat kabar South Korea Chosun Ilbo berkata bahwa kelompok tersebut yang dipakai untuk dimajukan kepada ayah Kim Jong Un, Kim Jong Il, dibubarkan tak lama setelah kematian Kim Jong Il pada Desember 2011. Para anggota tersebut dibuat untuk memberikan kesenangan secara diam-diam dengan balasan uang dan hadiah. Menurut surat kabar tersebut, wanita yang bekerja sebagai penghibur meraih sejumlah uang sebesar $4,000 sebelum pulang ke kampung halaman mereka. Para gadis dalam regu tersebut juga akan meraih apliansi rumah kompensasi.[1]

Sedikit yang diketahui di luar Korea Utara tentang Gippeumjo, namun informasi tersebut secara bertahap dimunculkan melalui pernyataan orang-orang Korea Utara yang membangkang, terutama Kenji Fujimoto dan Mi Hyang.[2]

Catatan

  1. "North Korea reportedly recruiting women to joint 'pleasure squad' for Kim Jong Un". Fox News. FoxNews.com. 3 April 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Mei 2017. Diakses tanggal 6 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Lee, Sunny (28 Januari 2010). "'Pleasure squad' defector sheds light on life of Kim Jong Il". No. World. The National. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 April 2012. Diakses tanggal 28 Januari 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

  • Martin, Bradley K. (2004). Under the Loving Care of the Fatherly Leader: North Korea and the Kim Dynasty. New York, New York, United States: Thomas Dunne Books. Hardcover: ISBN978-0-312-32221-2; Paperback: ISBN978-0-312-32322-6.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan