Kamis, 01 Oktober 2026
11:46 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama
Kickstriking

Kickstriking

Bagikan:
Artikel ini mungkin memuat teks yang disalin secara bulat-bulat dari situs web kecerdasan buatan. Informasi di dalamnya dapat saja berisi halusinasi atau bahkan memuat referensi fiksi atau palsu. Setiap pelanggaran hak cipta dan riset asli yang dimuat ke artikel ini harus segera dihapus.
Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menghapus konten yang dianggap sebagai spam dan pranala luar yang tidak sesuai, dan tambahkan konten ensiklopedis yang ditulis dari sudut pandang netral dan sesuai dengan kebijakan Wikipedia.
250px-Putra_Abdullah_vs_Ronal_Siahaan_BYON_6.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Putra A. vs Ronal S. Main Event BYON 6

Kickstriking adalah sebuah disiplin atau format aturan pertarungan (Ruleset) Asal Indonesia yang diciptakan oleh Yoshua Marcellos (Dikenal luas sebagai Celloszxz), Kickstriking merupakan olahraga bela diri berdiri (Stand-Up Fighting) yang mempertandingkan dua atlet di dalam satu ring, dengan penggunaan teknik pukulan, tendangan, lutut, dan siku, yang diselenggarakan dan diatur di bawah naungan Uni Combat Council (UCC).[1]

Karakteristik

Kickstriking dirancang untuk menciptakan tempo pertarungan yang lebih cepat dan agresif. Perbedaan utama dalam aturan ini meliputi:

  • Serangan Siku (Elbows): Memperbolehkan penggunaan serangan siku dengan batasan tertentu agar tidak terjadi elbow spam.
  • Pembatasan Clinch: Membatasi teknik clinching (pelukan) secara signifikan dibandingkan Muay Thai tradisional untuk menjaga ritme jual-beli serangan tetap tinggi.
  • Larangan Sapuan dan Bantingan: Aturan ini tidak memperbolehkan teknik swapping, sapuan kaki (sweeps), atau bantingan, sehingga fokus sepenuhnya pada teknik serangan berdiri.[2]

Sejarah dan Perkembangan

Aturan ini pertama kali diuji coba pada ajang Byon Combat Showbiz dan mulai digunakan secara luas pada Volume 5 (28 Juni 2025) dalam laga perebutan gelar nasional antara Jekson Karmela (Kkajhe) melawan Aziz Calim.[3]

Pada April 2026, Kickstriking memulai ekspansi internasionalnya melalui ajang Byon Combat Showbiz Vol. 7 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam ajang tersebut, dipertandingkan gelar juara internasional "Byon Kickstriking Asia" antara Putra Abdullah Dan Ronal Siahaan.[4]

Organisasi Sanksi

Seluruh pertandingan Kickstriking berada di bawah pengawasan Uni Combat Council (UCC), sebuah badan sanksi olahraga bela diri yang bertujuan menstandardisasi aturan pertarungan, integritas perwasitan, serta pencatatan rekor resmi atlet di tingkat regional maupun internasional.

Referensi

  1. ↑ Celloszxz, Celloszxz (27 Desember 2025). "KICKSTRIKING OFFICIAL HOLY BOOK v1 (2025)". unicombatcouncil.com.
  2. ↑ Arifin, Asad (29 Juni 2025). "Hasil Byon Combat Showbiz 5: Aziz Calim Bungkam KKAjhe dengan Unanimous Decision". Bola.net.
  3. ↑ Fithriansyah, Helmi (16 Juni 2025). "Resmi, Uni-Combat Council Naungi Combat Sports". Liputan6.com.
  4. ↑ Jingga, Rangga Pandu Asmara (26 April 2026). "Ronal Siahaan vs Putra Abdullah berebut gelar Byon Kickstriking Asia di Kuala Lumpur". ANTARA News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan