Kamis, 08 Oktober 2026
13:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Kerbogha

Bagikan:

Qiwam al-Dawla Kerbogha (Turki: Kıvâmüddevle Kürboğa), yang dikenal sebagai Kerbogha atau Karbughā, adalah seorang gubernur militer atau pelindung wilayah Mosul. Kerbogha dikenal sebagai prajurit yang handal di masa Perang Salib Pertama.[1]

Awal kehidupan

250px-Kerbogha_Antiochie.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerbogha mengepung Antiokhia pada tahun 1098 (Ilustrasi dari tahun 1337).

Kerbogha adalah seorang Seljuk Turki yang meraih kesuksesan berkat bakat militernya. Ia mendukung Terken Khatun, istri Malik Syah I, termasuk putra mereka, Mahmud I yang diangkat sebagai penguasa di Bagdad.[2] Kerbogha dikirim dengan pasukan untuk mengamankan Isfahan dan menangkap Berkyaruq.[3] Namun, para pendukung Mahmud dikalahkan oleh pasukan Berkyaruq di Isfahan pada Januari 1093.[4] Sebulan kemudian, ia bergabung dengan pangeran Seljuk, Ismail ibn Yaquti, melawan pasukan Berkyaruq, yang kembali meraih kemenangan. Kerbogha kemudian bergabung dengan Berkyaruq dan pada tahun 1094 dikirim untuk melawan Tutush I, yang menyatakan dirinya sebagai Sultan di Suriah. Namun, ia dipenjara bersama saudaranya, Altuntaş, di Aleppo dan kemudian Homs. Setelah kematian Tutush, ia dibebaskan oleh Fakhr al-Mulk Radwan.

Perang Salib Pertama

Pada tahun 1098, setelah mendengar bahwa pasukan Perang Salib mengepung Antiokhia, Kerbogha segera mengumpulkan pasukannya dan berangkat untuk membantu kota tersebut. Ia berangkat dari Mosul pada 31 Maret.[5] Dalam perjalanannya, ia mencoba merebut kembali Edessa yang baru saja dikuasai oleh Baudouin I, agar tidak meninggalkan pasukan penjaga Franka dari Eropa Barat di belakangnya menuju Antiokhia.[1][5] Selama tiga minggu, Kerbogha mengepung kota itu tanpa hasil, hingga akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya ke Antiokhia. Penundaan ini mungkin menjadi faktor penting yang memungkinkan pasukan Perang Salib berhasil merebut Antiokhia sebelum kedatangan Kerbogha pada sekitar 7 Juni, sementara kota tersebut telah jatuh ke tangan pasukan Kristen sejak 3 Juni. Sesampainya di sana, Kerbogha langsung memulai pengepungan baru terhadap kota yang telah dikuasai pasukan Perang Salib.

Selama pengepungan Antiokhia pada 27 Juni, Petrus sang Pertapa diutus oleh pasukan Perang Salib untuk mengusulkan penyelesaian perselisihan melalui duel. Kerbogha, merasa posisinya sudah aman, menilai bahwa tawaran tersebut tidak menguntungkan dan menolak usulan tersebut. Sementara itu, di dalam kota Antiokhia, Peter Bartholomew mengklaim bahwa ia telah menemukan Tombak Takdir melalui sebuah penglihatan, yang berhasil membangkitkan semangat pasukan Kristen. Pada saat yang sama, muncul perpecahan dan perselisihan di dalam pasukan Kerbogha. Pasukan besar Kerbogha terdiri dari Turkmen semi-nomaden, ditambah pasukan reguler dan tentara dari Mosul, Jazirah, Palestina, dan Damaskus. Perselisihan di antara para Amir lebih mendominasi jika dibandingkan dengan upaya untuk bersatu melawan pasukan Kristen.

Pada 28 Juni, Bohemond, pemimpin pasukan Kristen, memutuskan untuk melancarkan serangan. Pada momen krusial ini, para Amir memutuskan untuk meninggalkan Kerbogha, yang mengakibatkan penurunan moral dan koordinasi di pihaknya. Kerbogha terkejut oleh organisasi dan disiplin tinggi pasukan Kristen yang sangat besar, yang menyebabkan strategi pembagian pasukannya menjadi tidak efektif. Akibatnya, Kerbogha dengan cepat dikalahkan oleh pasukan Perang Salib dan terpaksa mundur, kembali ke Mosul dalam keadaan yang terpuruk.

Referensi

  1. 1 2 Runciman, Steven (1980). A history of the crusades. 1: The first crusade and the foundation of the Kingdom of Jerusalem (Edisi Repr). Cambridge: Cambridge Univ. Press. ISBN 978-0-521-06161-2.
  2. ↑ Bradbury, Jim (2004). The Routledge Companion to Medieval Warfare. ISBN 9780415221269.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Peacock, A. C. S. (2015). The Great Seljuk Empire. The Edinburgh history of the Islamic empires. Edinburgh: Edinburgh University Press. ISBN 978-0-7486-3825-3.
  4. ↑ Foundation, Encyclopaedia Iranica. "Welcome to Encyclopaedia Iranica". iranicaonline.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-09-15.
  5. 1 2 Brosset, Thomas (2024-04-24). "The First Crusade and the Failure of Kerbogha's Campaign from Mosul to Antioch (March–June 1098): A Re-evaluation". Al-Masāq (dalam bahasa Inggris): 1–23. doi:10.1080/09503110.2024.2342205. ISSN 0950-3110.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan