Rabu, 30 September 2026
02:27 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Kepiting katak

Kepiting katak

Famili dari kepiting

Bagikan:
Kepiting katak
Rentang waktu: Albium–sekarang
250px-Lyreidus_tridentatus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lyreidus tridentatus
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Subfilum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Infraordo:
Seksi:
Superfamili:
Famili:
Raninidae

De Haan, 1839
Genus

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Kepiting katak atau Raninidae adalah keluarga kepiting yang berbentuk tidak biasa. Disebut dengan sebagai "kepiting katak" dikarenakan penampilannya yang mirip katak. Kebanyakan ilmuwan menganggap mereka cukup primitif di antara kepiting sejati. Benntuk mereka juga mirip dengan Undur-undur laut (yang tidak berkerabat) karena evolusi paralel atau evolusi konvergen. Pada keduanya, cakarnya dimodifikasi menjadi alat untuk menggali, dan badannya berbentuk membulat sehingga mudah dikubur di pasir. Tidak seperti kebanyakan kepiting sejati lainnya, abdomen raninidae tidak melengkung di bawah sefalotoraks.

Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya terkubur di pasir dengan mata yang muncul di permukaan sehingga mereka bisa menangkap mangsa yang tidak sadar. Mereka juga muncul untuk kawin.[1] Raninidae merupakan hewan omnivora dan beberapa diantaranya ditemukan memakan ikan Sardinella, kepiting lain, udang, bivalvia (kerang-kerangan), ikan pari, hidroid, copepoda, dan cumi-cumi.[2]

Fosil paling awal yang berasal dari keluarga ini berasal dari zama Albian.[3]

Deskripsi Fisik

Permukaan punggung keiting ini memiliki tekstur yang bervariasi: halus, berlubang, granular, miring atau berbentuk jamur, terkikis, berkeropeng, atau bertingkat. Raninidae memiliki mekanisme pernapasan yang sangat terspesialisasi. Mereka tidak memiliki bukaan Milne-Edwards dan memiliki antena yang dimodifikasi untuk dihirup. Mereka umumnya memiliki lubang brankial posterior. Mereka memiliki delapan pasang insang yang tersusun vertikal dan semuanya berfungsi. Perutnya pendek, tidak terlipat sempurna, mempunyai enam somit yang dapat diartikulasikan secara bebas, dan mempunyai sebuah telson kecil. Raninidae juga tidak memiliki rongga dada-perut.[4]

Habitat

Kepiting katak merupakan hewan laut. Tergantung spesiesnya, mereka dapat ditemukan pada kedalaman yang berbeda-beda. Anggota keluarga ini ditemukan hidup di kedalaman mulai dari 1m hingga lebih dari 900m.[5] Ke-46 spesiesnya tersebar di wilayah pan-tropis dengan wilayah tertentu memiliki banyak spesies dan wilayah lainnya hanya memiliki satu spesies. Beberapa spesies ditemukan di berbagai wilayah sementara yang lain hanya dapat ditemukan di satu wilayah tertentu.[6]

Dimorfisme Seksual

Dimorfisme seksual terlihat pada anggota keluarga ini, baik yang masih ada maupun yang sudah punah. Ciri-ciri abdomen yang dimorfik secara seksual terlihat di seluruh anggota famili, meskipun pada anggota subfamilinya terdapat gaya dan tingkat perkembangan yang berbeda-beda.[7]

Beberapa karakteristik dimorfik seksual lainnya termasuk jantan yang lebih besar, gigi karapas anterolateral yang lebih berkembang, chelae yang lebih besar, dan setae yang berbeda pada propodus dan dactylus P1 dibandingkan dengan betina.[1]

Reproduksi

Tidak seperti Podotremata lainnya, spermateka Raninidae terbuka di anterior pada sternit 7 dan bukan di ujung jahitan sternal 7/8. Pembentukan ruang spermateka yang tidak berbeda jauh dengan konfigurasi podotrema biasanya dilakukan dengan pemisahan dua lamina penyusun endosternit 7/8. Pada semua raninoida lubang spermateka berdekatan satu sama lain, dipisahkan oleh garis medial, tersembunyi di depresi medial, dan terletak dekat dengan gonopori betina. Gonopori betina terdapat pada P3 coxae dan gonopori jantan terdapat pada P5 coxae. Ada variasi bentuk gonopoda seksual jantan yang menunjukkan keragaman yang kuat. Dalam reproduksi, sperma diejakulasi ke dasar G1, kemudian diambil oleh G2 yang berbentuk sendok dan ditempatkan di bagian distal G1 sebelum ditransfer melalui saluran ejakulasi G1 ke dalam spermateka.[1]

Klasifikasi & Taksonomi

Status taksonomi Raninidae sangat bervariasi, dan para akademisi mengutip berbagai informasi yang dipelajari tentang mereka untuk mencoba dan membedakan di mana mereka berada. Posisi kepiting ini secara evolusioner telah menjadi topik perdebatan dan penelitian sejak abad ke-18. Status mereka yang sangat bervariasi selama bertahun-tahun sebagian disebabkan oleh karakteristiknya yang tidak biasa. Masih ada perdebatan seputar garis keturunan raninoida.[1]

Taksonomi[8]

Referensi

  1. 1 2 3 4 W., Onizuka, Eric (1972). Management and development investigations of the Kona crab, Ranina ranina (Linnaeus) : final report. Division of Fish and Game, Dept. of Land and Natural Resources. OCLC 15024965.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. ↑ BAYLON, JULIANA C.; TITO, OLIVER D. (2012-07-02). "Reproductive Biology of the Red Frog Crab, Ranina ranina (Linnaeus, 1758) (Crustacea: Decapoda: Raninidae) from Southwestern Mindanao, Philippines". Asian Fisheries Science. 25 (2). doi:10.33997/j.afs.2012.25.2.001. ISSN 0116-6514.
  3. ↑ Andreas Brösing (2008). "A reconstruction of an evolutionary scenario for the Brachyura (Decapoda) in the context of the Cretaceous–Tertiary boundary" (PDF). Crustaceana. 81 (3): 271–287. CiteSeerX 10.1.1.652.1701. doi:10.1163/156854008783564091.{{cite journal}}: Kutipan menggunakan parameter usang |citeseerx=
  4. ↑ VAN BAKEL, BARRY W. M.; GUINOT, DANIÈLE; ARTAL, PEDRO; FRAAIJE, RENÉ H. B.; JAGT, JOHN W.M. (2012-02-29). "A revision of the Palaeocorystoidea and the phylogeny of raninoidian crabs (Crustacea, Decapoda, Brachyura, Podotremata)". Zootaxa. 3215 (1): 1. doi:10.11646/zootaxa.3215.1.1. ISSN 1175-5334.
  5. ↑ "Nominal Species List". www.sealifebase.ca. Diakses tanggal 2022-04-25.
  6. ↑ Lam-Gordillo, Orlando; Ardisson, Pedro-Luis (2019). "The global distribution and richness of frog crabs (Raninoidea)". Crustaceana. 92 (1): 1–31. doi:10.1163/15685403-00003832. ISSN 0011-216X. S2CID 92240452.
  7. ↑ Feldmann, Rodney M.; Schweitzer, Carrie E. (Maret 2007). "Sexual Dimorphism in Extinct and Extant Raninidae (Decapoda: Brachyura)". Annals of Carnegie Museum. 76 (1): 39–52. doi:10.2992/0097-4463(2007)76[39:sdieae]2.0.co;2. ISSN 0097-4463. S2CID 84556310.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Sammy De Grave; N. Dean Pentcheff; Shane T. Ahyong; et al. (2009). "A classification of living and fossil genera of decapod crustaceans" (PDF). Raffles Bulletin of Zoology. Suppl. 21: 1–109.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan