Minggu, 27 September 2026
01:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Kepangeranan Orange

Kepangeranan Orange
Principauté d'Orange
1163–1713
Lambang Orange
Lambang
Ibu kotaOrange, Vaucluse
Bahasa umumPrancis
PemerintahanKepangeranan
Pangeran Orange 
• 1171-1185
Bertrand I dari Baux (pertama)
• 1650-1702
William III dari Orange dan Inggris (terakhir)
Sejarah 
• Status kepangeranan diberikan
1163
1713
Luas
• Total
108 sq mi (280 km2)
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Arles
krjKerajaan
Prancis

Kepangeranan Orange (dalam bahasa Prancis la Principauté d'Orange) adalah negara feudal di Provence, Prancis, di tepi barat sungai Rhone dan di sebelah utara kota Avignon. Kota ini berdiri dari tahun 1163 hingga 1713.

Negara ini dibentuk pada tahun 1163 ketika Kaisar Romawi Suci Friedrich I mengangkat status County Orange (terdiri dari kota Orange dan wilayah sekitarnya) menjadi kepangeranan berdaulat di dalam Kekaisaran Romawi Suci. Kepangeranan ini menjadi kepemilikan Wangsa Oranje-Nassau semenjak Willem van Oranje mewarisi gelar Pangeran Orange dari sepupunya, René dari Châlon, pada tahun 1544. Orange kemudian menjadi tempat pelarian kaum Protestan dan Huguenot dari Prancis. Namun, pada tahun 1713, Kepangeranan Orange diserahkan kepada Prancis berdasarkan Traktat Utrecht.

Wilayah kepangeranan ini diperkirakan seluas 108 mil persegi.[1]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ George Ripley And Charles A. Dana (1873). The New American Cyclopædia. 16 volumes complete. article on Principality of Orange: D. Appleton And Company.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan