Kamis, 24 September 2026
11:57 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kepangeranan Tver

Kepangeranan Tver

negara berdaulat tahun 1246–1485

57°00′N 36°00′E / 57.000°N 36.000°E / 57.000; 36.000

Kepangeranan Tver
Тверское княжество
Tverskoye Knyazhestvo
1246–1485
Lambang Kepangeranan Tver
Lambang
StatusKepangeranan
Ibu kotaTver
Bahasa umumSlavia Timur Kuno
Agama Kristen Ortodoks Rusia
PemerintahanMonarki mutlak
Pangeran Tver 
 1247–1271
Yaroslav
 1461–1485
Mikhail III
Sejarah 
 Didirikan
1246
 Dicaplok oleh Moskwa
1485
Didahului olehDigantikan oleh
Vladimir-Suzdal
Keharyapatihan Moskwa

Kepangeranan Tver (bahasa Rusia:Тверское княжество, translit: Tverskoye Knyazhestvo; bahasa Latin:Tferiae),[1] juga disebut sebagai Keharyapatihan Tver, adalah kepangeranan atau keharyapatihan yang pernah ada pada abad ke-13 hingga ke-15 di Tver (kini bagian dari Rusia). Kepangeranan ini adalah salah satu negara penerus yang didirikan setelah kehancuran Rus Kiev. Pada abad ke-13, Tver menyaingi Keharyapatihan Moskwa yang bertujuan untuk menjadi pusat negara Rusia bersatu. Akhirnya bubar, hilang, dan pada 1485 dicaplok oleh Moskwa.[2] Kepangeranan ini terletak kira-kira di daerah yang sekarang disebut sebagai Oblast Tver dan bagian timur dari Oblast Smolensk di Russia. Ibukota kepangeranan ini adalah Tver.

Sejarah

Pada tahun 1230-an atau 1240-an, Yaroslav Vsevolodovich, seorang Pangeran Agung Vladimir, melepaskan kota Tver dari Kepangeranan Pereyaslavl-Zalessky, di mana kota itu sebelumnya berada dan memberikannya kepada putranya bernama Alexander Nevsky.[3] Pada tahun 1246, putra lain dari Yaroslav, Yaroslav dari Tver, menjadi Pangeran Tver, dan kepangeranan tersebut diperintah oleh keturunannya sampai tahun 1485, ketika kepangeranan itu dihapuskan.[2] Pada tahun 1264, Yaroslav diangkat sebagai Pangeran Agung Vladimir, yang pada saat itu berarti dia adalah pejabat tertinggi di seluruh Rusia barat laut. Pada abad ke-13, Kerajaan Tver kurang bergantung pada Gerombolan Emas dibandingkan dengan kerajaan Rusia lainnya, dan jumlah penduduk bertambah. Kombinasi kedua faktor tersebut menyebabkan persaingan antara Tver dan Moskwa, yang masing-masing berusaha menjadi kepangeranan Rusia yang paling berpengaruh.[3]

Pada abad ke-14, beberapa bagian kepangeranan untuk sementara diberikan sebagai daerah lungguh. Hal tersebuy menciptakan seluruh sistem kepangeranan yang bergantung pada Tver. Beberapa bagian tersebut termasuk Kepangeranan Kashin, Kepangeranan Kholm, dan Kepangeranan Zubtsov. Beberapa dari kepangeranan tersebut menjadi merdeka sampai-sampai melakukan perang dengan Tver.[3]

Pada tahun 1371, Mikhail II dari Tver adalah Pangeran Tver terakhir yang diangkat sebagai Pangeran Agung Vladimir. Pemerintahan Mikhail biasanya dianggap sebagai periode terakhir ketika Tver masih bisa menyaingi Moskow dan menentang Gerombolan Emas. Mikhail II memihak Keharyapatihan Lithuania melawan Moskwa, yang akhirnya menyebabkan semua pangeran Rusia memulai perang melawan Tver pada tahun 1375. Mikhail kalah dan harus mengakui keunggulan Pangeran Agung Moskow, pada saat itu diperintah Dmitry Donskoy. Sementara dia berhasil memperoleh kemerdekaan penuh untuk Tver tak lama setelah itu, Kepangeranan Tver tidak pernah mampu lagi menyaingi Moskwa. Pada 1470-an, Mikhail III dari Tver harus menandatangani sejumlah perjanjian dengan Moskwa (diperintah oleh Ivan III dari Rusia) yang pada dasarnya mendiskriminasi Tver. Ketika Mikhail II mencoba untuk mengimbangi perjanjian dengan mencari persekutuan dengan Lituania, pasukan Ivan III dengan cepat menaklukkan Tver pada tahun 1485. Kerajaan itu kemudian dicaplok oleh Keharyapatihan Moskwa.[3]

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Grand Duchy of Tver.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan